0

NISHAB ZAKAT

Terkait masalah zakat ini sebagai orang muslim yang berpikir pasti bertanya berapa tepatnya zakat yang harus dikeluarkan? Berikut ini saya coba memberikan informasi tentang batas nishab harta yang dizakatkan dan cara menghitungnya.

Makna nishab di sini adalah ukuran atau batas terendah yang telah ditetapkan oleh syar’i (agama) untuk menjadi pedoman menentukan kewajiban mengeluarkan zakat bagi yang memilikinya, jika telah sampai ukuran tersebut. Orang yang memiliki harta dan telah mencapai nishab atau lebih, diwajibkan mengeluarkan zakat dengan dasar firman Allah,

“Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan.’ Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.” (Qs. Al Baqarah: 219)

Makna al afwu (dalam ayat tersebut-red), adalah harta yang telah melebihi kebutuhan. Oleh karena itu, Islam menetapkan nishab sebagai ukuran kekayaan seseorang.

Syarat-syarat nishab adalah sebagai berikut:

1. Harta tersebut di luar kebutuhan yang harus dipenuhi seseorang, seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, dan alat yang dipergunakan untuk mata pencaharian.

2. Harta yang akan dizakati telah berjalan selama satu tahun (haul) terhitung dari hari kepemilikan nishab dengan dalil hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Tidak ada zakat atas harta, kecuali yang telah melampaui satu haul (satu tahun).” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dihasankan oleh Syaikh al AlBani)

Dikecualikan dari hal ini, yaitu zakat pertanian dan buah-buahan. Karena zakat pertanian dan buah-buahan diambil ketika panen. Demikian juga zakat harta karun (rikaz) yang diambil ketika menemukannya.

Misalnya, jika seorang muslim memiliki 35 ekor kambing, maka ia tidak diwajibkan zakat karena nishab bagi kambing itu 40 ekor. Kemudian jika kambing-kambing tersebut berkembang biak sehingga mencapai 40 ekor, maka kita mulai menghitung satu tahun setelah sempurna nishab tersebut.

Nishab, Ukuran dan Cara Mengeluarkan Zakatnya

1. Nishab emas

Nishab emas sebanyak 20 dinar. Dinar yang dimaksud adalah dinar Islam.
1 dinar = 4,25 gr emas
Jadi, 20 dinar = 85gr emas murni.

Dalil nishab ini adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Tidak ada kewajiban atas kamu sesuatupun – yaitu dalam emas – sampai memiliki 20 dinar. Jika telah memiliki 20 dinar dan telah berlalu satu haul, maka terdapat padanya zakat ½ dinar. Selebihnya dihitung sesuai dengan hal itu, dan tidak ada zakat pada harta, kecuali setelah satu haul.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi)

Dari nishab tersebut, diambil 2,5% atau 1/40. Dan jika lebih dari nishab dan belum sampai pada ukuran kelipatannya, maka diambil dan diikutkan dengan nishab awal. Demikian menurut pendapat yang paling kuat.

Contoh:
Seseorang memiliki 87 gr emas yang disimpan. Maka, jika telah sampai haulnya, wajib atasnya untuk mengeluarkan zakatnya, yaitu 1/40 x 87gr = 2,175 gr atau uang seharga tersebut.

2. Nishab perak

Nishab perak adalah 200 dirham. Setara dengan 595 gr, sebagaimana hitungan Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’ 6/104 dan diambil darinya 2,5% dengan perhitungan sama dengan emas.

3. Nishab binatang ternak

Syarat wajib zakat binatang ternak sama dengan di atas, ditambah satu syarat lagi, yaitu binatanngya lebih sering digembalakan di padang rumput yang mubah daripada dicarikan makanan.

“Dan dalam zakat kambing yang digembalakan di luar, kalau sampai 40 ekor sampai 120 ekor…” (HR. Bukhari)

Sedangkan ukuran nishab dan yang dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut:

a. Onta
Nishab onta adalah 5 ekor.
Dengan pertimbangan di negara kita tidak ada yang memiliki ternak onta, maka nishab onta tidak kami jabarkan secara rinci -red.

b. Sapi
Nishab sapi adalah 30 ekor. Apabila kurang dari 30 ekor, maka tidak ada zakatnya.

Cara perhitungannya adalah sebagai berikut:

Jumlah Sapi


Jumlah yang dikeluarkan

30-39 ekor


1 ekor tabi’ atau tabi’ah

40-59 ekor


1 ekor musinah

60 ekor


2 ekor tabi’ atau 2 ekor tabi’ah

70 ekor


1 ekor tabi dan 1 ekor musinnah

80 ekor


2 ekor musinnah

90 ekor


3 ekor tabi’

100 ekor


2 ekor tabi’ dan 1 ekor musinnah

Keterangan:

1. Tabi’ dan tabi’ah adalah sapi jantan dan betina yang berusia setahun.
2. Musinnah adalah sapi betina yang berusia 2 tahun.
3. Setiap 30 ekor sapi, zakatnya adalah 1 ekor tabi’ dan setiap 40 ekor sapi, zakatnya adalah 1 ekor musinnah.

c. Kambing

Nishab kambing adalah 40 ekor. Perhitungannya adalah sebagai berikut:

Jumlah Kambing


Jumlah yang dikeluarkan

40 ekor


1 ekor kambing

120 ekor


2 ekor kambing

201 – 300 ekor


3 ekor kambing

> 300 ekor


setiap 100, 1 ekor kambing

4. Nishab hasil pertanian

Zakat hasil pertanian dan buah-buahan disyari’atkan dalam Islam dengan dasar firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Qs. Al-An’am: 141)

Adapun nishabnya ialah 5 wasaq, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Zakat itu tidak ada yang kurang dari 5 wasaq.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Satu wasaq setara dengan 60 sha’ (menurut kesepakatan ulama, silakan lihat penjelasan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 3/364). Sedangkan 1 sha’ setara dengan 2,175 kg atau 3 kg. Demikian menurut takaaran Lajnah Daimah li Al Fatwa wa Al Buhuts Al Islamiyah (Komite Tetap Fatwa dan Penelitian Islam Saudi Arabia). Berdasarkan fatwa dan ketentuan resmi yang berlaku di Saudi Arabia, maka nishab zakat hasil pertanian adalah 300 sha’ x 3 kg = 900 kg. Adapun ukuran yang dikeluarkan, bila pertanian itu didapatkan dengan cara pengairan (atau menggunakan alat penyiram tanaman), maka zakatnya sebanyak 1/20 (5%). Dan jika pertanian itu diairi dengan hujan (tadah hujan), maka zakatnya sebanyak 1/10 (10%). Ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Pada yang disirami oleh sungai dan hujan, maka sepersepuluh (1/10); dan yang disirami dengan pengairan (irigasi), maka seperduapuluh (1/20).” (HR. Muslim 2/673)

Misalnya: Seorang petani berhasil menuai hasil panennya sebanyak 1000 kg. Maka ukuran zakat yang dikeluarkan bila dengan pengairan (alat siram tanaman) adalah 1000 x 1/20 = 50 kg. Bila tadah hujan, sebanyak 1000 x 1/10 = 100 kg

5. Nishab barang dagangan

Pensyariatan zakat barang dagangan masih diperselisihkan para ulama. Menurut pendapat yang mewajibkan zakat perdagangan, nishab dan ukuran zakatnya sama dengan nishab dan ukuran zakat emas.

Adapun syarat-syarat mengeluarkan zakat perdagangan sama dengan syarat-syarat yang ada pada zakat yang lain, dan ditambah dengan 3 syarat lainnya:

1) Memilikinya dengan tidak dipaksa, seperti dengan membeli, menerima hadiah, dan yang sejenisnya.
2) Memilikinya dengan niat untuk perdagangan.
3) Nilainya telah sampai nishab.

Seorang pedagang harus menghitung jumlah nilai barang dagangan dengan harga asli (beli), lalu digabungkan dengan keuntungan bersih setelah dipotong hutang.

Misalnya: Seorang pedagang menjumlah barang dagangannya pada akhir tahun dengan jumlah total sebesar Rp. 200.000.000 dan laba bersih sebesar Rp. 50.000.000. Sementara itu, ia memiliki hutang sebanyak Rp. 100.000.000. Maka perhitungannya sebagai berikut:

Modal – Hutang:

Rp. 200.000.000 – Rp. 100.000.000 = Rp. 100.000.000

Jadi jumlah harta zakat adalah:

Rp. 100.000.000 + Rp. 50.000.000 = Rp. 150.000.000

Zakat yang harus dibayarkan:

Rp. 150.000.000 x 2,5 % = Rp. 3.750.000

6. Nishab harta karun

Harta karun yang ditemukan, wajib dizakati secara langsung tanpa mensyaratkan nishab dan haul, berdasarkan keumuman sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Dalam harta temuan terdapat seperlima (1/5) zakatnya.” (HR. Muttafaqun alaihi)

Cara Menghitung Nishab

Dalam menghitung nishab terjadi perbedaan pendapat. Yaitu pada masalah, apakah yang dilihat nishab selama setahun ataukah hanya dilihat pada awal dan akhir tahun saja?

Imam Nawawi berkata, “Menurut mazhab kami (Syafi’i), mazhab Malik, Ahmad, dan jumhur, adalah disyaratkan pada harta yang wajib dikeluarkan zakatnya – dan (dalam mengeluarkan zakatnya) berpedoman pada hitungan haul, seperti: emas, perak, dan binatang ternak- keberadaan nishab pada semua haul (selama setahun). Sehingga, kalau nishab tersebut berkurang pada satu ketika dari haul, maka terputuslah hitungan haul. Dan kalau sempurna lagi setelah itu, maka dimulai perhitungannya lagi, ketika sempurna nishab tersebut.” (Dinukil dari Sayyid Sabiq dari ucapannya dalam Fiqh as-Sunnah 1/468). Inilah pendapat yang rajih (paling kuat -ed) insya Allah. Misalnya nishab tercapai pada bulan Muharram 1423 H, lalu bulan Rajab pada tahun itu ternyata hartanya berkurang dari nishabnya. Maka terhapuslah perhitungan nishabnya. Kemudian pada bulan Ramadhan (pada tahun itu juga) hartanya bertambah hingga mencapai nishab, maka dimulai lagi perhitungan pertama dari bulan Ramadhan tersebut. Demikian seterusnya sampai mencapai satu tahun sempurna, lalu dikeluarkannya zakatnya. Nah, sekarang tinggal actionnya....sudahkah anda mengeluarkan zakat anda????
Baca Selengkapnya...
0

ZAKAT


Sebentar lagi Ramadhan akan pergi meninggalkan kita, setiap akan mengakhiri Ramadhan ada kewajiban yang mesti dan harus ditegakkan oleh setiap Muslim. Kewajiban tersebut adalah syariat untuk mengeluarkan zakat kepada saudara-saudara sesama muslim yang berhak menerima zakat (Mustahiq). Pada postingan kali ini saya coba sedikit memberikan beberapa hal pokok dalam persoalan zakat ini : Apa dan bagaimana zakat itu?

Pengertian Zakat

Menurut Bahasa(lughat), zakat berarti : tumbuh; berkembang; kesuburan atau bertambah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10)

Menurut Hukum Islam (istilah syara'), zakat adalah nama bagi suatu pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat yang tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu (Al Mawardi dalam kitab Al Hawiy)

Selain itu, ada istilah shadaqah dan infaq, sebagian ulama fiqh, mengatakan bahwa sadaqah wajib dinamakan zakat, sedang sadaqah sunnah dinamakan infaq. Sebagian yang lain mengatakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan infaq sunnah dinamakan shadaqah.

Dari beberapa pengertian diatas dapat kita terjemahkan secara luas bahwa pada dasarnya kewajiban zakat yang disyariatkan Allah SWT mempunyai implikasi pada pertumbuhan dan pertambahan harta juga sekaligus dapat menjadi pembersih harta itu sendiri juga pemiliknya. Pendapat ini sekaligus membantah pandangan sebagian orang yang beranggapan bahwa zakat yang dikeluarkan akan mengurangi nilai harta mereka. Dan sadar atau tidak, zakat yang dikeluarkan merupakan pembersih karena dalam harta yang dimiliki setiap orang terdapat hak-hak yang harus dikeluarkan untuk orang yang membutuhkan. Maka ketika pemilik harta tidak mengeluarkan zakatnya, secara sederhana bias diasumsikan bahwa mereka telah makan harta yang bukan haknya. Makan harta yang bukan hak merupakan perbuatan haram, maka dengan mengeluarkan zakat secara otomatis telah membersihkan harta dan pemiliknya dari sifat-sifat yang mengharamkannya.

Hukum Zakat

Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur'an dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia.

Macam-macam Zakat
a. Zakat Nafs (jiwa), juga disebut zakat fitrah.
b. Zakat Maal (harta).

Syarat wajib Zakat

a. Muslim
b. Aqil
c. Baligh
d. Memiliki harta yang mencapai nishab.
Baca Selengkapnya...
0

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri


Lebaran sudah dekat nich....sudah punya SMS ucapan Idul Fitri Blom??? ini aku beri sedikit ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri mudah-mudahan bisa nambah koleksi ucapan kamu semua semoga bermanfaat dan semoga hubungan silaturrahmi kita semakin erat seiring dengan hadirnya hari nan fitri di Tahun ini....!!! Cepat kirim sebanyak-banyaknya jangan sampe HP kita dah Lowbat or Signal dah mulai gangguan.....!!! Selamat mencoba .......


Aku sadar memang bukan teman yang sempurna untuk kamu.
Kesalahan dan kekhilafan. Selalu saja ada diantara kita.
Terutama aku yang sering ngerepotin kamu.
Met puasa dan Maafkan Lahir Batin.

eLu MeMaNg SoBaT gUe YaNg TeRbAiK
sAmPaI tErKaDaNg GaK kErAsA sEenAkNyA
gUe NgAtAiN lUe n NgEjEkIn Lu SeMaUnYa
MaAfiN gUe BuKaN mAksUd NgErEnDaHiN
jUsTrU kArEnA lUe AdAlAh SePeRtI
bAgIaN dArI dIrI gUe
MeT pUaSa Ya!

Ayah dan Ibu sudah menukar seluruh jiwa
semata untuk kebahagian aku
Dan sampai saat ini belum tentu aku bisa
mengganti dengan kebahagian untuk Ayah dan Ibu berdua.
Selamat Beribadah Puasa, Ayah, Ibu
Mohon maaf lahir dan bathin.

Satu tahun tidak terasa
Ramadhan telah kembali kengunjungi kita
Semoga yang dilalui dan dilakukan
Menjadikan kebaikan di bulan suci ini
Marhaban yaa Ramadhan
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Matahari berdzikir, angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.
Semua menyambut datangnya Seribu Bulan.
Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Semua yang kulakukan adalah untuk kebahagianmu.
Segalanya adalah untukmu.
Hanya saja aku bukan lelaki yang sempurna
selalu saja ada kata dan kesalahan
yang mungkin bisa menyakiti hatimu.
Selamat berpuasa sayang, terimalah maafku.
Bersama 1000 cinta, Aa.
Mungkin baru 90 hari kita berpacaran
namun tidak lebih banyak aku bisa
membuat kamu ceria dan bahagia.
Beri aku lebih banyak hari, bulan, bahkan tahun,
untuk dapat lebih membahagiakanmu.
Bersama bulan suci ini, kita rajut kembali
benang-benang pengertian diantara kita.
Aa, lahir dan bathin.
Maaf kalo selama ini aku suka bikin kamu kesal.
Jujur juga, memang aku gak gampang ngertiin kamu.
Tapi aku 100% cinta kamu.
Met Puasa, maafkan aku lahir dan batin ya.
I Love U.

Ayah menyadari sepenuhnya masih banyak
mimpi kita yang belum bisa diwujudkan.
Ramadhan tahun ini semoga kembali
menghadirkan kebahagiaan ke rumah kita.
Selamat beribadah puasa ya Bu,
jangan bosan bangunkan tidur ayah saat sahur.
Mohon maaf lahir dan bathin.
1000 Kisses, Ayah.

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf.
Taqabalallahu Minna Waminkum…
Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu

Silahkan kesah, kau bukan takdirku
Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,
dan Allah adalah kasihku.
Maafkan segala kesalahan.

Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih
indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…
Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam
duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah
risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..

” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim
pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri …

Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang
Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku
membekas lara mhn maaf lahir batin.
SELAMAT IDUL FITRI

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri

Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..


Baca Selengkapnya...
2

Bingkisan Untuk Adik

 
Pada sore yang cerah di sebuah rumah kardus berukuran 4 x 4 m, di antara kumpulan rumah kumuh, "ibu,,,Aisyah ingiiiinnn sekali lebaran kali ini punya baju baru,,," Aisyah menyahut sambil membersihkan lantai yang tadinya kotor dengan sampah-sampah hasil memulung. Ibu duduk menyandarkan punggungnya di dinding rumah yang hampir roboh itu, sambil tersenyum "insyaAllah Aisyah, doakan ibu dapet rezeki lebih banyak lagi biar bisa belikan kau dan abangmu baju baru di hari lebaran nanti". Mata bening Aisyah berbinar, dengan semangatnya dia mendekati ibunya "Aisyah pijitin ya Bu,,,biar Ibu nggak pegal-pegal lagi", Ibu hanya tersenyum. Tak lama, Fatih pun datang membawa tiga bungkus nasi "untuk berbuka bu..." sahut Fatih, "Abang...insyaAllah kita akan dibelikan baju baru oleh ibu, kita nggak akan pakai baju lama lagi nanti. Aufa, tetangga kita udah punya lho bang,," sela anak gadis berumur tujuh tahun itu dengan semangatnya. Fatih hanya tersenyum, "amiin de".

********

Tiga hari sudah ibu jatuh sakit, batuk yang sedari dulu dialaminya kini semakin membuat ibu kesulitan beraktifitas, dengan sedih Aisyah menemani sang ibu yang terkulai lemah di tempat tidurnya. "Maafkan ibu Aisyah, sudah merepotkanmu, daann....." kata ibu terpotong, Aisyah mendehem "Ibu, tak apa...jangan terlalu dipikirkan, baju Aisyah masih bagus kok, masih layak pakai, yang terpenting sekarang adalah ibu sembuh" air mata tak terasa menetes di pipi Aisyah. Tak lama, Aisyah memandang abangnya, yang mungkin kalau sekolah sudah kelas dua smp. "Abang...besok Aisyah ingin pergi memulung,," Fatih yang sedari tadi duduk di dekat pintu memandang adiknya "Aisyah di sini saja, temani ibu, Abang bisa kok nyari sendiri, insyaAllah akan tetap ada baju baru buatmu Aisyah". Aisyah hanya terdiam "Aisyah tak berharap lebih, kesembuhan ibu lebih penting" ujarnya.

********

Siang hari di rumah kumuh, Fatih menghitung penghasilan yang didapatkannya hari ini, "lumayan juga, kalau ditambah dengan hasil tabunganku pasti sudah mencukupi untuk baju baru dan obat ibu" ucapnya dalam hati. Sebuah celengan dari bambu yang dibuatnya dulu, dibelah, koin-koin dan beberapa uang kertas tersimpan di dalamnya. Dipandanginya Aisyah dan ibunya yang sedang tertidur pulas, lalu Fatih tersenyum. Tak lama, fatih pun pergi.

********

Fatih mengitari pasar sore, pandangannya tak lepas dari pakaian anak gadis yang seumuran adiknya Aisyah, mencoba mencocokkan harga dengan uang yang ada di kantongnya "baju sekarang sudah pada mahal-mahal" gerutunya, terbayang wajah Aisyah yang tersenyum bahagia mendapatkan baju baru dari Fatih. Hari sudah sore, dengan tergesa-gesa Fatih meninggalkan sebuah toko buku "Al-Fikri" menuju apotik membeli obat untuk ibunya, kemudian singgah sebentar di warung lesehan membeli makanan untuk berbuka nanti. "kali ini, nggak apa-apa deh makan enak" ucapnya dalam hati. Fatih pun berlalu dengan senyum, terbayang wajah Aisyah yang pasti bahagia dengan bingkisan darinya, terbayang wajah ibunya yang sering sakit-sakitan. Dalam perjalanan pulang, Fatih selalu berucap dalam hati "untukmu ibu, semoga kau sehat, untukmu Aisyah, semoga Mushaf baru ini membuatmu jadi anak yang sholehah, maaf tak membelikanmu baju baru, Mushaf lebih penting untukmu adikku".

********

Aisyah setia menanti di dekat pintu, dia bahagia sekali sore ini karena abangnya akan kembali dengan sebuah baju baru, tersenyum membayangkan tubuhnya yang akan terbalut busana muslim pemberian kakaknya. Waktu terus berlalu, "Ibuuuu...sudah mau Maghrib, abang belum pulang juga" nampak wajah cemas Aisyah, wajah yang tadinya ceria menunggu kedatangan abangnya pulang kini berubah menjadi cemas. "banyak yang harus dicari abang, Aisyah, jadi bersabarlah" Ibu menenangkan Aisyah, menyembunyikan kecemasan yang juga mulai bergelayut di hatinya. "tak biasanya Fatih begini, ya Allah lindungi putraku" doa ibu.

--------------

Suasana masih subuh, namun penjaja koran sudah siap dengan aksinya di jalanan yang sudah mulai ramai, "koran..koran..banyak berita menarik, ayo-ayo dibeli...". Di koran itu, di salah satu beritanya tertulis Seorang Remaja tewas tertabrak mobil. Dalam gambarnya, di sekitar remaja tewas, obat-obatan, makanan dan sebuah mushaf berserakan di jalan raya...


Suwawa, 04092010

Baca Selengkapnya...
0

Seruan Bumi Bag. 1


Dalam kehidupan seorang muslim yang Islami, ketika kita hidup diatas dunia ini setidaknya bisa mengambil hikmah kehidupan yang Islami. Diaat kaki kita menjejak bumi seharusnya kita sadar bahwa tempat kita berpijak hanyalah semata milik Allah.

Dan yang perlu kita ketahui bahwa Bumi yang kita pijak ini senantiasa berseru kepada putra-putri Adam dengan 10 seruan. Pada bagian ini saya coba menuliskan Seruan Bumi bagian 1 yaitu :

Yabna aadama tas'aa 'alaa zhahrii wa mashiiruka fii bathnii

"Wahai Anak Adam, Engkau berjalan diatas punggungku, sedangkan tempat kembalimu di dalam perutku

Tertawa dan menangis di dunia ini. Kelak kita akan tertawa dan menangis di tanah pekuburan. Hanya ketika kita di dunia, senang dan sedih ada batasnya. Maka ketika kematian datang, tertawa dan menangisnya kita akan abadi sifatnya.

Saudaraku! lebih naik bersusah-susah di dunia daripada bersenang-senang kelewat batas di dunia, tapi beroleh kepayahan dan derita setelah kematian.

Saudaraku! Kalau kita tahu bahwa kematian itu begitu dekat, tentu kita akan menjadi orang yang paling sibuk mengumpulkan amal. Tidak engkau, tidak pula diriku. Tapi sayang, mata kita tertutup kilauan dunia dan tertipukesibukan dunia. Kita sibuk dengan dunia untuk dunia. Mestinya kita sibuk dengan dunia, untuk dunia dan akhirat kita.

Saudaraku! kalau kita tahu kita akan hidup di balik perut bumi, tentu kita akan menjadi orang paling dermawan di muka bumi ini, sesuai dengan kapasitas rezeki yang kita miliki. Sebab, tiada satu pun manusia yang menjadi penghuni kubur dengan membawa serta hartanya. Tidak ada! Penyesalanlah yang ada bila ternya kita menjadi penghuni kubur dengan sedikit amal. Sedikitnya amal, tentu tidak sebanding dengan banyaknya dosa. Lalu siapa yang memebela kita? Tidak ada!

Maka bumi berseru kepada Manusia, mengingatkan, bahwa tempat kembalinya manusia adalah di perut bumi. Selanjutnya bagaimana seruan bumi yang kedua???
Sumber tulisan : Buku Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya oleh Ust. Yusuf Mansur
Baca Selengkapnya...
 
Muslim Kaffah Blog's © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |