<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894</id><updated>2011-07-28T20:00:02.284+08:00</updated><category term='sedekah'/><category term='sms hari raya'/><category term='cerita motivasi'/><category term='kejadian aneh'/><category term='qadar'/><category term='puasa syawal'/><category term='orang tua'/><category term='fitrah'/><category term='kasih orang tua'/><category term='ucapan selamat'/><category term='nilai waktu'/><category term='setan'/><category term='contoh khutbah jumat'/><category term='pengenalan diri'/><category term='wanita'/><category term='tanda tanda kiamat'/><category term='Zakat'/><category term='ibadah puasa'/><category term='renungan islami'/><category term='khutbah jum ah'/><category term='manusia'/><category term='orang islam'/><category term='sms ucapan'/><category term='puasa'/><category term='keluarga islam'/><category term='lailatul qadr'/><category term='zakat nisab'/><category term='orang'/><category term='malam lailatul qadar'/><category term='Kata Mutiara Cinta Sejati'/><category term='artikel alam'/><category term='renungan ibu'/><category term='kejadian alam'/><category term='karya cerpen'/><category term='motivasi'/><category term='lailatul qadar'/><category term='penerima zakat'/><category term='Kata Mutiara'/><category term='cerita'/><category term='kisah ajaib'/><category term='kata mutiara kehidupan'/><category term='ramadhan'/><category term='keluarga'/><category term='Kisah'/><category term='cerita teladan'/><category term='konsep kehidupan'/><category term='infaq'/><category term='jati diri'/><category term='Kata Mutiara Cinta'/><category term='motivasi diri'/><category term='cerpen'/><category term='tentang zakat'/><category term='kata kata penyesalan'/><category term='selamat hari raya'/><category term='Cerpen Islami'/><category term='kata mutiara cinta romantis'/><category term='bulan syawal'/><category term='suami'/><category term='suami isteri'/><category term='kadar zakat'/><category term='kumpulan mutiara cinta'/><category term='sayang orang tua'/><category term='khotbah jum at'/><category term='penciptaan alam'/><category term='makna puasa'/><category term='Renungan'/><category term='arti kehidupan'/><category term='tentang puasa'/><category term='Artikel'/><category term='jangan menangis'/><category term='shadaqah'/><category term='hakikat manusia'/><category term='renungan islam'/><category term='membayar zakat'/><category term='lailatul'/><category term='masalah'/><category term='shodaqoh'/><category term='kiamat'/><category term='Sufi'/><category term='koleksi kisah'/><category term='rumah'/><category term='zaman modern'/><category term='manajemen waktu'/><category term='khotbah jumat'/><category term='selamat idul fitri'/><category term='rasulullah'/><category term='nisab zakat'/><category term='cerpen indonesia'/><category term='cerita nyata'/><category term='kisah nabi'/><category term='ucapan selamat hari raya idul fitri'/><category term='cerpen islam'/><category term='islam'/><category term='Muslim'/><category term='Khutbah'/><category term='keajaiban'/><category term='Kisah islami'/><category term='proses kehidupan'/><category term='contoh khutbah jum at'/><category term='Artikel Islami'/><category term='puasa sunnah'/><category term='mata'/><category term='ucapan lebaran'/><category term='idul fitri'/><category term='cinta'/><category term='puasa ramadhan'/><category term='menangis'/><category term='kehidupan islam'/><category term='zakat fitrah'/><category term='akhir jaman'/><category term='syawal'/><category term='lebaran'/><category term='hari aneh'/><category term='menghitung waktu'/><category term='malam lailatul'/><category term='akhir zaman'/><category term='menghitung umur'/><category term='zakat islam'/><category term='Iblis'/><category term='kata penyesalan'/><category term='teks khutbah'/><category term='bulan ramadhan'/><category term='khutbah ramadhan'/><title type='text'>Muslim Kaffah Blog's</title><subtitle type='html'>Baca, Pahami Dan Amalkan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-6284398490401227582</id><published>2010-09-20T17:08:00.000+08:00</published><updated>2010-09-20T17:08:31.843+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sufi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah islami'/><title type='text'>Takut Miskin Di Akhirat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJckPRDlFiI/AAAAAAAAAEk/8DW9z-BOLKo/s1600/Humor+Sufi+1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJckPRDlFiI/AAAAAAAAAEk/8DW9z-BOLKo/s200/Humor+Sufi+1.jpg" width="158" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Mengingat harga-harga barang kebutuhan terus meningkat, seorang  pemuda selalu mengeluh karena tak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.  Setelah berdiskusi dengan seorang kiai makrifat, pemuda itu pun  mengikuti anjurannya untuk menjalankan shalat Hajat serta tetap  istiqomah melaksanakan shalat wajib lima waktu.&lt;br /&gt;”Pak Kiai, tiga tahun sudah saya menjalankan ibadah sesuai anjuran  Bapak. Setiap hari saya shalat Hajat semata-mata agar Allah SWT  melimpahkan rezeki yang cukup. Namun, sampai saat ini saya masih saja  miskin,” keluh si pemuda.&lt;br /&gt;“Teruskanlah dan jangan berhenti, Allah selalu mendengar doamu. Suatu  saat nanti pasti Allah mengabulkannya. Bersabarlah!” Jawab sang kiai.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-664"&gt;&lt;/span&gt;”Bagaimana saya bisa bersabar, kalau semua  harga kebutuhan serba naik! Sementara saya masih juga belum mendapat  rezeki yang memadai. Bagaimana saya bisa memenuhi kebutuhan hidup?”&lt;br /&gt;”Ya tentu saja tetap dari Allah, pokoknya sabar, pasti ada jalan keluarnya. Teruslah beribadah.”&lt;br /&gt;”Percuma saja Pak Kiai. Setiap hari shalat lima waktu, shalat Hajat,  shalat Dhuha, tapi Allah belum juga mengabulkan permohonan saya. Lebih  baik saya berhenti saja beribadah…” jawab pemuda itu dengan kesal.&lt;br /&gt;”Kalau begitu, ya sudah. Pulang saja. Semoga Allah segera menjawab permintaanmu,” timpal kiai dengan ringan.&lt;br /&gt;Pemuda itu pun pulang. Rasa kesal masih menggelayuti hatinya hingga  tiba di rumah. Ia menggerutu tak habis-habisnya hingga tertidur pulas di  kursi serambi. Dalam tidur itu, ia bermimpi masuk ke dalam istana yng  sangat luas, berlantaikan emas murni, dihiasi dengan lampu-lampu terbuat  dari intan permata. Bahkan beribu wanita cantik jelita menyambutnya.  Seorang permaisuri yang sangat cantik dan bercahaya mendekati si pemuda.&lt;br /&gt;”Anda siapa?” tanya pemuda.&lt;br /&gt;”Akulah pendampingmu di hari akhirat nanti.”&lt;br /&gt;”Ohh… lalu ini istana siapa?”&lt;br /&gt;”Ini istanamu, dari Allah. Karena pekerjaan ibadahmu di dunia.”&lt;br /&gt;”Ohh… dan taman-taman yang sangat indah ini juga punya saya?”&lt;br /&gt;”Betul!”&lt;br /&gt;”Lautan madu, lautan susu, dan lautan permata juga milik saya?”&lt;br /&gt;”Betul sekali.”&lt;br /&gt;Sang pemuda begitu mengagumi keindahan suasana syurga yang sangat  menawan dan tak tertandingi. Namun, tiba-tiba ia terbangun dan mimpi itu  pun hilang. Tak disangka, ia melihat tujuh mutiara sebesar telor bebek.  Betapa senang hati pemuda itu dan ingin menjual mutiara-mutiara  tersebut. Ia pun menemui sang kiai sebelum pergi ke tempat penjualan  mutiara.&lt;br /&gt;“Pak Kiai, setelah bermimpi saya mendapati tujuh mutiara yang sangat  indah ini. Akhirnya Allah menjawab doa saya,” kata pemuda penuh  keriangan.&lt;br /&gt;”Alhamdulillah. Tapi perlu kamu ketahui bahwa tujuh mutiara itu  adalah pahala-pahala ibadah yang kamu jalankan selama 3 tahun lalu.”&lt;br /&gt;”Ini pahala-pahala saya? Lalu bagaimana dengan syurga saya Pak Kiai?”&lt;br /&gt;”Tidak ada, karena Allah sudah membayar semua pekerjaan ibadahmu.  Mudah-mudahan kamu bahagia di dunia ini. Dengan tujuh mutiara itu kamu  bisa menjadi miliader.”&lt;br /&gt;”Ya Allah, aku tidak mau mutiara-mutiara ini. Lebih baik aku miskin  di dunia ini daripada miskin di akhirat nanti. Ya Allah kumpulkan  kembali mutiara-mutiara ini dengan amalan ibadah lainnya sampai aku  meninggal nanti,” ujar pemuda itu sadar diri. Tujuh mutiara yang berada  di depannya itu hilang seketika. Ia berjanji tak akan mengeluh dan  menjalani ibadah lebih baik lagi demi kekayaan akhirat kelak. [dari  guyon orang-orang makrifat, wibi ar].&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di kutip dari koran republika&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-6284398490401227582?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/6284398490401227582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/takut-miskin-di-akhirat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/6284398490401227582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/6284398490401227582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/takut-miskin-di-akhirat.html' title='Takut Miskin Di Akhirat'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJckPRDlFiI/AAAAAAAAAEk/8DW9z-BOLKo/s72-c/Humor+Sufi+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-5393563158628228869</id><published>2010-09-20T07:36:00.000+08:00</published><updated>2010-09-20T07:36:19.218+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Konsep Menjadi Muslim Kaffah</title><content type='html'>Seringkali kita mendengar sebagian orang mendakwahkan bahwa kita semua harus menjadi muslim yang &lt;a href="http://mfaisolfatawi.blogspot.com/2009/07/menjadi-muslim-yang-kaffah.html"&gt;&lt;em&gt;kaffah&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;.  Yang mereka maksudkan dengan kaffah adalah bahwa umat Islam harus  menguasai dunia dan akhirat. Kejayaan yang pernah dicapai pada era masa  lampau tidak lain merupakan wujud dari Islam yang &lt;em&gt;kaffah&lt;/em&gt; itu.  Jika pada masa lalu Islam secara politik pernah menguasai dunia, maka  kekuasaan itu sekarang pun harus diwujudkan kembali. Masalah politik  dijadikan sebagai pintu utama untuk membuka dan mengembalikan kembali  kejayaan Islam masa lampau. Maka tak pelak, jika pengertian &lt;em&gt;kaffah &lt;/em&gt;dikaitkan dengan masalah kekuasaan atau politik Islam.&lt;br /&gt;Istilah Islam yang kaffah seringkali dihubungkan dengan pernyataan QS. al-Baqarah: 208. Ayat itu berbunyi: “&lt;em&gt;udkhulu fis silmi kaffah&lt;/em&gt;”. Pada umumnya, ayat ini diterjemahkan menjadi “masuklah Islam secara menyeluruh”. Imam  Zamakhsyari dalam tafsirnya &lt;em&gt;al-Kasysyaf &lt;/em&gt;menafsirkan kata &lt;em&gt;as-silm&lt;/em&gt; dengan &lt;em&gt;as-salam&lt;/em&gt;. As-salam berarti ketaatan (&lt;em&gt;ath-tha’ah&lt;/em&gt;) dan sikap berserah diri (&lt;em&gt;al-istislam&lt;/em&gt;).  Jika ayat tersebut dipahami, maka artinya adalah “masuklah ke dalam  ketaatan atau ketundukan secara penuh”. Dengan kata lain, ketaatan dan  ketundukan seorang muslim kepada Allah harus dilakukan secara penuh,  tidak separoh-separoh.&lt;br /&gt;Menurut Imam al-Zamakhsyari, ayat tersebut  menyerukan bentuk ketaatan dan ketundukan kepada Allah secara total  karena sebagian Ahli Kitab masih ada yang beriman kepada nabi dan kitab  mereka, dan karena orang munafik hanya beriman sebatas lisan saja. Dalam  sebuah riwayat dinyatakan, bahwa “Abdullah bin Salam pernah meminta  izin kepada nabi Saw untuk menunaikan hari Sabat, dan membaca kitab  Taurat dalam shalatnya.” Islam tidak menginginkan bentuk ketaatan yang  separoh-separoh dan tidak total. Jadi, pengertian as-silm  dan kaffah  terkait dengan bentuk penghambaan yang total kepada Allah SWT. As-silm  memberikan pengertian tentang cara keberagamaan yang total untuk tunduk  kepada sang &lt;em&gt;khaliq &lt;/em&gt;secara menyeluruh.&lt;br /&gt;Dalam rumusan klasik,  bentuk totalitas keberagamaan (Islam) tidak dapat dipisahkan dengan iman  dan ihsan. Iman adalah sebuah pengakuan melalui lisan yang harus  dibarengi dengan komitmen dalam hati akan kebenaran adanya Allah dan  ajaran-ajaran-Nya. Keimanan menjadi struktur batin atau internal yang  harus dibangun di dalam setiap diri seseorang yang muslim. Totalitas  dalam beragama butuh pada struktur bangunan diri yang kokoh sehingga  tidak mudah rapuh, dan tidak bertindak setengah-setengah.&lt;br /&gt;Sementara  itu, ihsan merupakan aktualisasi dari komitmen yang dibangun dalam  struktur batin diri setiap muslim-mukmin. Cara keberagamaan tidak cukup  dengan adanya komitmen dalam diri dalam wujud pengakuan kebenaran Allah  dan ajaran-ajaran-Nya. Tetapi, mengimplementasikan apa-apa yang menjadi  ajaran-Nya menjadikan agama mampu melakukan misinya untuk melakukan  transformasi sosial ke arah yang lebih manusiawi dan berperadaban.  Nilai-nilai keadilan, persamaan, persaudaraan dan seterusnya yang  diajarkan oleh agama hanya akan menjadi ide-ide atau gagasan saja tanpa  dimplementasikan dalam perilaku sehari-hari. Ihsan adalah implementasi  dari ketundukan dan ketaatan kepada Allah. Atau dengan kata lain, ihsan  merupakan amal shaleh.&lt;br /&gt;Antara iman dan ihsan harus seimbang. Seorang yang muslim harus menyeimbangkan antara iman dan ihsan. Menjadi muslim yang &lt;em&gt;kaffah&lt;/em&gt;  berarti sikap totalitas dalam diri untuk membangun komitmen pengakuan  akan adanya Allah dan pengimplementasian ajaran-ajaran-Nya dalam  perilaku sehari-hari. Ukuran seseorang menjadi muslim secara sederhana  sering kita dengar melalui sabda Saw, bahwa seseorang menjadi  betul-betul muslim jika orang yang berada di sekitarnya tidak tergangggu  oleh tangan dan lisan (&lt;em&gt;al-muslim man salima al-muslimuna min lisanihi wayadihi&lt;/em&gt;). Artinya, dalam diri seorang muslim harus ada komitmen diri terhadap Allah dan pengimplementasian nilai ajaran-Nya.&lt;br /&gt;Rapuhnya  sikap totalitas dalam diri seorang muslim akan berdampak pada munculnya  sikap-sikap negatif yang tidak saja membahayakan diri sendiri tetapi  juga merugikan umat manusia. Sikap munafik, barangkali dapat dijadikan  contoh dari rapuhnya struktur batin keberagamaan seorang muslim, yang  dapat merugikan kepentingan umum. Rasulullah Saw bersama para sahabat  mengalami kerugian akibat ulah sahabat-sahabat yang munafik, yaitu  ketika terjadi perang Uhud. Dalam perang Uhud nabi dan para sahabat  mengalami kekalahan. Sebagian pasukan perang dari kalangan sahabat tidak  memiliki sikap totalitas keberagamaan; mereka bersikap mendua  (munafik). Konon menurut cerita, ada sekitar tiga ratus pasukan yang  membatalkan diri untuk tidak ikut perang Uhud. Nabi pun marah dan  kecewa.&lt;br /&gt;Peristiwa pengkhianatan sebagian pasukan perang sebagaimana  yang terjadi dalam perang Uhud tersebut Secara teologis, menjadi bukti  ketidak-totalitasan keberagamaan seorang yang beragama. Ia hanya beriman  sebatas lisan, sementara dalam level implementasinya berbuat tidak  sesuai dengan yang diimani. Oleh karena itu, orang yang beragama seperti  ini digambarkan oleh al-Qur’an sebagai orang yang menipu Allah dan  menipu diri sendiri (QS. an-Nisa’: 142). Dikatakan menipu karena ia  telah mengkhianati komitmen diri dalam mengakui Allah dan menjalankan  ajaran-ajaran-Nya.&lt;br /&gt;Pada dasarnya, konsep muslim &lt;em&gt;kaffah &lt;/em&gt;terkait  dengan sikap setengah-setengah dalam beragama (baca: memeluk Islam). Ia  tidak memiliki keterkaitan dengan menegakkan ‘kekuasaan’ Islam atau  pemerintahan Islam. Menjadi muslim yang kaffah berarti membangun sikap  ketundukan atau ketaatan dalam diri melalui komitmen pengakuan akan  kebenaran Allah dan pengimplementasian nilai-nilai ajaran-Nya; harus ada  keseimbangan antara konsep yang diyakini dengan praktik di tengah  kehidupan sehari-hari sehingga perubahan sosial ke arah yang lebih  manusiawi dan berperadaban dapat diwujudkan. Memaknai ‘Islam yang &lt;em&gt;kaffah&lt;/em&gt;’  dengan upaya untuk menegakkan agama Allah melalui penegakan kekuasaan  sama halnya dengan menyeret Islam ke dalam kepentingan politik kekuasaan  yang nista. Singkatnya, konsep Islam &lt;em&gt;kaffah&lt;/em&gt; tidak ada  kaitannya dengan penegakan khilafah islamiyah. Karena, menegakkan ajaran  agama tidak meniscayakan ditegakkannya sebuah kedaulatan politik yang  berbaju agama. &lt;b&gt;&lt;a href="http://mfaisolfatawi.blogspot.com/2009/07/menjadi-muslim-yang-kaffah.html"&gt;Sumber Tulisan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-5393563158628228869?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/5393563158628228869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/konsep-menjadi-muslim-kaffah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5393563158628228869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5393563158628228869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/konsep-menjadi-muslim-kaffah.html' title='Konsep Menjadi Muslim Kaffah'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-2042581464759469497</id><published>2010-09-19T14:58:00.000+08:00</published><updated>2010-09-19T14:58:53.926+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suami isteri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>HUKUM KB DALAM ISLAM</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJW0LrT773I/AAAAAAAAAEc/9GxHaPWsZLY/s1600/Stop+KB.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="194" src="http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJW0LrT773I/AAAAAAAAAEc/9GxHaPWsZLY/s200/Stop+KB.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Banyak orang beranggapan bahwa banyak anak justru akan menimbulkan berbagai persoalan. Banyak juga wanita muslimah yang terpaksa membatasi jumlah anak dengan melakukan KB alih-alih untuk merencanakan keluarga ke depan serta agar memuluskan perjalanan kariernya. Namun Bagaimanakah Islam menanggapi persoalan KB ini???&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertanyaan.&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Azin bin Baz ditanya : Apa hukum KB ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jawaban.&lt;br /&gt;“Ini  adalah permasalahan yang muncul sekarang, dan banyak pertanyaan muncul  berkaitan dengan hal ini. Permasalahan ini telah dipelajari oleh Haiah  Kibaril Ulama (Lembaga di Saudi Arabia yang beranggotakan para ulama) di  dalam sebuah pertemuan yang telah lewat dan telah ditetapkan keputusan  yang ringkasnya adalah tidak boleh mengkonsumsi pil-pil untuk mencegah  kehamilan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala  mensyariatkan untuk hamba-Nya sebab-sebab untuk mendapatkan keuturunan  dan memperbanyak jumlah umat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya : “Nikahilah wanita yang banyak  anak lagi penyayang, karena sesungguhnya aku berlomba-lomba dalam banyak  umat dengan umat-umat yang lain di hari kiamat (dalam riwayat yang lain  : dengan para nabi di hari kiamat)”.&lt;br /&gt;[Hadits Shahih diriwayatkan  oleh Abu Daud 1/320, Nasa’i 2/71, Ibnu Hibban no. 1229, Hakim 2/162  (lihat takhrijnya dalam Al-Insyirah hal.29 Adazbuz Zifaf hal 60) ;  Baihaqi 781, Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah 3/61-62]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena  umat itu membutuhkan jumlah yang banyak, sehingga mereka beribadah  kepada Allah, berjihad di jalan-Nya, melindungi kaum muslimin -dengan  ijin Allah-, dan Allah akan menjaga mereka dan tipu daya musuh-musuh  mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka wajib untuk meninggalkan perkara ini (membatasi  kelahiran), tidak membolehkannya dan tidak menggunakannya kecuali  darurat. Jika dalam keadaan darurat maka tidak mengapa, seperti :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sang  istri tertimpa penyakit di dalam rahimnya, atau anggota badan yang  lain, sehingga berbahaya jika hamil, maka tidak mengapa (menggunakan  pil-pil tersebut) untuk keperluan ini. &lt;br /&gt;Demikian juga, jika sudah  memiliki anak banyak, sedangkan isteri keberatan jika hamil lagi, maka  tidak terlarang mengkonsumsi pil-pil tersebut dalam waktu tertentu,  seperti setahun atau dua tahun dalam masa menyusui, sehingga ia merasa  ringan untuk kembali hamil, sehingga ia bisa mendidik dengan selayaknya.  &lt;br /&gt;Adapun jika penggunaannya dengan maksud berkonsentrasi dalam  berkarier atau supaya hidup senang atau hal-hal lain yang serupa dengan  itu, sebagaimana yang dilakukan kebanyakan wanita zaman sekarang, maka  hal itu tidak boleh”. [Fatawa Mar’ah, dikumpulkan oleh Muhammad  Al-Musnad, Darul Wathan, cetakan pertama 1412H]&lt;br /&gt;Pertanyaan.&lt;br /&gt;Syaikh  Abdul Aziz bin Baz ditanya : “Ada seorang wanita berusia kurang lebih  29 tahun, telah memiliki 10 orang anak. Ketika ia telah melahirkan anak  terakhir ia harus melakukan operasi dan ia meminta ijin kepada suaminya  sebelum operasi untuk melaksanakan tubektomi (mengikat rahim) supaya  tidak bisa melahirkan lagi, dan disamping itu juga disebabkan masalah  kesehatan, yaitu jika ia memakai pil-pil pencegah kehamilan akan  berpengaruh terhadap kesehatannya. Dan suaminya telah mengijinkan untuk  melakukan operasi tersebut. maka apakah si istri dan suami mendapatkan  dosa karena hal itu ?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jawaban.&lt;br /&gt;Tidak mengapa  ia melakukan operasi/pembedahan jika para dokter (terpercaya) menyatakan  bahwa jika melahirkan lagi bisa membahayakannya, setelah mendapatkan  ijin dari suaminya. [Fatawa Mar’ah Muslimah Juz 2 hal. 978, Maktabah  Aadh-Waus Salaf, cet ke 2. 1416H]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;FATAWA LAJNAH AD-DAIMAH&lt;br /&gt;Pertanyaan.&lt;br /&gt;Lajnah Daimah ditanya : “Apa hukum memakai pil-pil pencegah kehamilan untuk wanita-wanita yang sudah bersuami ?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;jawaban.&lt;br /&gt;Seorang  istri tidak boleh menggunakan pil pencegah kehamilan karena takut  banyak anak, atau karena harus memberikan tambahan belanja. Tetapi boleh  menggunakannya untuk mencegah kehamilan dikarenakan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adanya penyakit yang membahayakan jika hamil &lt;br /&gt;Dia  melahirkan dengan cara yang tidak normal bahkan harus melakukan operasi  jika melahirkan dan bahaya-bahaya lain yang serupa dengan hal tersebut.  &lt;br /&gt;Maka dalam keadaan seperti ini boleh baginya mengkonsumsi pil  pencegah hamil, kecuali jika ia mengetahui dari dokter spesialis bahwa  mengkonsumsinya membahayakan si wanita dari sisi lain” [Fatawa Mar’ah  Juz 2 hal 53]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;FATAWA SYAIKH IBNU UTSAIMIN&lt;br /&gt;Pertanyaan.&lt;br /&gt;“Seorang ikhwan bertanya hukum KB tanpa udzur, dan adakah Udzur yang membolehkannya?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jawaban.&lt;br /&gt;Para  ulama telah menegaskan bahwa memutuskan keturunan sama sekali adalah  haram, karena hal tersebut bertentangan dengan maksud Nabi  mensyari’atkan pernikahan kepada umatnya, dan hal tersebut merupakan  salah satu sebab kehinaan kaum muslimin. Karena jika kaum muslimin  berjumlah banyak, (maka hal itu) akan menimbulkan kemuliaan dan  kewibawaaan bagi mereka. Karena jumlah umat yang banyak merupakan salah  satu nikmat Allah kepada Bani Israi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya : “Dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar” [Al-Isra : 6]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya : “Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu” [Al-A’raf : 86]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kenyataanpun  mennguatkan pernyataan di atas, karena umat yang banyak tidak  membutuhkan umat yang lain, serta memiliki kekuasaan dan kehebatan di  depan musuh-musuhnya. Maka seseorang tidak boleh melakukan sebab/usaha  yang memutuskan keturunan sama sekali. Allahumma, kecuali dikarenakan  darurat, seperti :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang Ibu jika hamil  dikhawatirkan akan binasa atau meninggal dunia, maka dalam keadaan  seperti inilah yang disebut darurat, dan tidak mengapa jika si wanita  melakukan usaha untuk mencegah keturunan. Inilah dia udzur yang  membolehkan mencegah keturunan. &lt;br /&gt;Juga seperti wanita tertimpa  penyakit di rahimnya, dan ditakutkan penyakitnya akan menjalar sehingga  akan menyebabkan kematian, sehingga rahimnya harus diangkat, maka tidak  mengapa. [Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah Juz 2 hal. 974-975] &lt;br /&gt;Pertanyaan.&lt;br /&gt;“Kapan  seorang wanita diperbolehkan memakai pil-pil pencegah kehamilan, dan  kapan hal itu diharamkan ? Adakah nash yang tegas atau pendapat di dalam  fiqih dalam masalah KB? Dan bolehkah seorang muslim melakukan azal  kerika berjima tanpa sebab?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jawaban.&lt;br /&gt;Seyogyanya  bagi kaum msulimin untuk memperbanyak keturunan sebanyak mungkin,  karena hal itu adalah perkara yang diarahkan oleh Nabi Shallallahu  ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya :  “Nikahilah wanita yang penyayang dan banyak anak karena aku akan  berlomba dalam banyak jumlahnya umat” [Hadits Shahih, diriwayatkan oleh  Abu Dawud 1/320, Nasa’i 2/71, Ibnu Hibban no. 1229, Hakim 2/162, Baihaqi  781, Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah 3/61-62]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan  karena banyaknya umat menyebabkan (cepat bertambahnya) banyaknya umat,  dan banyaknya umat merupakan salah satu sebab kemuliaan umat,  sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika menyebutkan  nikmat-Nya kepada Bani Israil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya : “Dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar” [Al-Isra’ : 6]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya : “Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu” [Al-A’raf : 86]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan  tidak ada seorangpun mengingkari bahwa banyaknya umat merupakan sebab  kemuliaan dan kekuatan suatu umat, tidak sebagaimana anggapan  orang-orang yang memiliki prasangka yang jelek, (yang mereka) menganggap  bahwa banyaknya umat merupakan sebab kemiskinan dan kelaparan. Jika  suatu umat jumlahnya banyak dan mereka bersandar dan beriman dengan  janji Allah dan firman-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya : “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya” [Hud : 6]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka Allah pasti akan mempermudah umat tersebut dan mencukupi umat tersebut dengan karunia-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan  penjelasan ini, jelaslah jawaban pertanyaan di atas, maka tidak  sepantasnya bagi seorang wanita untuk mengkonsumsi pil-pil pencegah  kehamilan kecuali dengan dua syarat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adanya  keperluan seperti ; Wanita tersebut memiliki penyakit yang  menghalanginya untuk hamil setiap tahun, atau, wanita tersebut bertubuh  kurus kering, atau adanya penghalang-penghalang lain yang  membahayakannya jika dia hamil tiap tahun. &lt;br /&gt;Adanya ijin dari suami.  Karena suami memiliki hak atas istri dalam masalah anak dan keturunan.  Disamping itu juga harus bermusyawarah dengan dokter terpercaya di dalam  masalah mengkonsumsi pil-pil ini, apakah pemakaiannya membahayakan atau  tidak. &lt;br /&gt;Jika dua syarat di atas dipenuhi maka tidak mengapa  mengkonsumsi pil-pil ini, akan tetapi hal ini tidak boleh dilakukan  terus menerus, dengan cara mengkonsumsi pil pencegah kehamilan selamanya  misalnya, karena hal ini berarti memutus keturunan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun  point kedua dari pertanyaan di atas maka jawabannya adalah sebagai  berikut : Pembatasan keturunan adalah perkara yang tidak mungkin ada  dalam kenyataan karena masalah hamil dan tidak, seluruhnya di tangan  Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika seseorang membatasi jumlah anak dengan  jumlah tertentu, maka mungkin saja seluruhnya mati dalam jangka waktu  satu tahun, sehingga orang tersebut tidak lagi memiliki anak dan  keturunan. Masalah pembatas keturunan adalah perkara yang tidak terdapat  dalam syari’at Islam, namun pencegahan kehamilan secara tegas dihukumi  sebagaimana keterangan di atas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun pertanyaan  ketiga yang berkaitan dengan ‘azal ketika berjima’ tanpa adanya sebab,  maka pendapat para ahli ilmu yang benar adalah tidak mengapa karena  hadits dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya :  “Kami melakukan ‘azal sedangkan Al-Qur’an masih turun (yakni dimasa nabi  Shallallahu ‘alihi wa sallam)” [Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud 1/320 ;  Nasa’i 2/71, Ibnu Hibban no. 1229, Hakim 2/162, Baihaqi 781, Abu nu’aim  dalam Al-hilyah 3/61-62]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seandainya perbuatan itu  haram pasti Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarangnya. Akan  tetapi para ahli ilmu mengatakan bahwa tidak boleh ber’azal terhadap  wanita merdeka (bukan budak) kecuali dengan ijinya, yakni seorang suami  tidak boleh ber’azal terhadap istri, karena sang istri memiliki hak  dalam masalah keturunan. Dan ber’azal tanpa ijin istri mengurangi rasa  nikmat seorang wanita, karena kenikmatan seorang wanita tidaklah  sempurna kecuali sesudah tumpahnya air mani suami.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan  keterangan ini maka ‘azal tanpa ijin berarti menghilangkan kesempurnaan  rasa nikmat yang dirasakan seorang istri, dan juga menghilangkan adanya  kemungkinan untuk mendapatkan keturunan. Karena ini kami menysaratkan  adanya ijin dari sang istri”. [Fatawa Syaikh ibnu Utsaimin Juj 2 hal.  764 dinukil dari Fatawa Li’umumil Ummah]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[As-sunnah edisi 01/Tahun V/2001M/1421H]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-2042581464759469497?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/2042581464759469497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/hukum-kb-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/2042581464759469497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/2042581464759469497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/hukum-kb-dalam-islam.html' title='HUKUM KB DALAM ISLAM'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJW0LrT773I/AAAAAAAAAEc/9GxHaPWsZLY/s72-c/Stop+KB.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-2289199543989948797</id><published>2010-09-19T14:39:00.000+08:00</published><updated>2010-09-19T14:39:24.578+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suami isteri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah'/><title type='text'>Sepuluh Wasiat Untuk Istri Yang Mendambakan "Keluarga Bahagia Tanpa Problema"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJWtv5XFi4I/AAAAAAAAAEU/UDoVppduCqE/s1600/Keluarga.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJWtv5XFi4I/AAAAAAAAAEU/UDoVppduCqE/s200/Keluarga.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wanita Sholihah !&lt;br /&gt;Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai wanita mukminah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridla Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat Pertama: Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncangkan kerajaan. Maka janganlah engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah dan jangan engkau seperti Fulanah yang telah bermaksiat kepada Allah… Maka ia berkata dengan menyesal penuh tangis setelah dicerai oleh sang suami: “Ketaatan menyatukan kami dan maksiat menceraikan kami…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai hamba Allah… Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu dan menjaga untukmu suamimu dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan mencerai-beraikan keutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata “Aku mohon ampun kepada Allah… itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar. Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya’ dan sum’ah.&lt;br /&gt;* Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan).” (Al Hujuraat: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَحَبُّ الْبِلادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهُمْ وَأَبْغَضَ الْبِلادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.”1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pembantu dan pendidik-pendidik yang kafir.&lt;br /&gt;* Meniru wanita-wanita kafir. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menyaksikan film-film porno dan mendengarkan nyanyian.&lt;br /&gt;* Membaca majalah-majalah lawakan/humor.&lt;br /&gt;* Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan mendesak.&lt;br /&gt;* Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.3&lt;br /&gt;* Bersahabat dengan wanita-wantia fajir dan fasik. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ&lt;br /&gt;“Seseorang itu menurut agama temannya.” 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat kedua: Berupaya mengenal dan memahami suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai suami maka ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami maka ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Allah Ta`ala). Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya memahami suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata sang suami kepada temannya: “Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku perkara yang dapat membuatku marah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berkata temannya dengan heran: “Bagaimana hal itu bisa terjadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata sang suami: “Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata: ‘Jangan tergesa-gesa wahai Abu Umayyah.’ Lalu ia berkata: ‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing, aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku akan meninggalkannya.’ Kemudian ia berkata: ‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata sang suami kepada temannya: “Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut. Maka aku katakan: ‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk menyalahkanmu. Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari kejelekkan tutupilah.’ Istri berkata: ‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’ Aku menjawab: ‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami tidak menginginkan istrinya sering berkunjung). Ia berkata lagi: ‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka akupun tidak menyukainya?’ Aku katakan: ‘Bani Fulan adalah kaum yang shaleh dan Bani Fulan adalah kaum yang jelek.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata sang suami kepada temannya: “Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku sukai. Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku. Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku: ‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jawab: “Ia sebaik-baik istri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu mertuaku berkata: “Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata sang suami: “Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim padanya.”5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah bahagia kehidupannya…! Demi Allah, aku tidak tahu apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya? Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya? Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya? Itu adalah keutamaan Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat ketiga: Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.”6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِثْنَانِ لا تُجَاوِزُ صَلاتُهُمَا رُؤُوْسُهُمَا: عَبْدٌ آبَق مِنْ مَوَالِيْهِ حَتَّى يَرْجِعَ وَامْرَأَةٌ عَصَتْ زَوْجَهَا حَتَّى تَرْجِعَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali.”7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah Aisyah Ummul Mukminin berkata dalam memberi nasehat kepada para wanita: “Wahai sekalian wanita, seandainya kalian mengetahui hak suami-suami kalian atas diri kalian niscaya akan ada seorang wanita di antara kalian yang mengusap debu dari kedua kaki suaminya dengan pipinya.”8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau termasuk sebaik-baik wanita!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketaatanmu kepada suamimu dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita, dengan izin Allah. Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wanita bagaimanakah yang terbaik?” Beliau menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلَّتِى تَسِرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلا تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَلا مَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang menyenangkan suami ketika dipandang, taat kepada suami jika diperintah dan ia tidak menyalahi pada dirinya dan hartanya dengan yang tidak disukai suaminya.” (Isnadnya hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلْمَرْأَةُ إِذَا صَلَّتْ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَأَحْصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، فَلْتَدْخُلُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadlan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.” 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat keempat: Bersikap qana’ah (merasa cukup)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menginginkan wanita muslimah ridla dengan apa yang diberikan (suami) untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Dalam riwayat disebutkan “Wanita yang paling besar barakahnya.” Wahai siapa gerangan wanita itu?! Apakah dia yang menghambur-hamburkan harta menuruti selera syahwatnya dan mengenyangkan keinginannya? Ataukah dia yang biasa mengenakan pakaian termahal walau suaminya harus berhutang kepada teman-temannya untuk membayar harganya?! Sekali-kali tidak… demi Allah, namun (mereka adalah):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةٌ، أَيْسَرُّهُنَّ مُؤْنَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita yang paling besar barakahnya adalah yang paling ringan maharnya.”10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah wahai suadariku muslimah adabnya wanita salaf radliallahu ‘anhunna… Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat padanya. Apa wasiatnya? Ia berkata kepada sang suami: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa sabar dari api neraka…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sebagian wanita kita pada hari ini apa yang mereka wasiatkan kepada suaminya jika hendak keluar rumah?! Tak perlu pertanyaan ini dijawab karena aku yakin engkau lebih tahu jawabannya dari pada diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat kelima: Baik dalam mengatur urusan rumah, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah semoga Allah menjagamu, kisah seorang wanita, istri seorang tukang kayu… Ia bercerita: “Jika suamiku keluar mencari kayu (mengumpulkan kayu dari gunung) aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui dalam mencari rezki, dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar. Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin hingga ia dapat meminumnya jika ia datang. Aku menata dan merapikan barang-barangku (perabot rumah tangga) dan aku persiapkan hidangan makan untuknya. Kemudian aku berdiri menantinya dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus. Ketika ia masuk ke dalam rumah, aku menyambutnya sebagaimana pengantin menyambut kekasihnya yang dicintai, dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya… Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya dan jika ia menginginkan diriku aku pun berada di antara kedua tangannya seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat keenam: Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak rumah tangga yang masuk padanya pertikaian dan perselisihan disebabkan buruknya sikap istri terhadap ibu suaminya dan tidak adanya perhatian akan haknya. Ingatlah wahai hamba Allah, sesungguhnya yang bergadang dan memelihara pria yang sekarang menjadi suamimu adalah ibu ini, maka jagalah dia atas kesungguhannya dan hargailah apa yang telah dilakukannya. Semoga Allah menjaga dan memeliharamu. Maka adakah balasan bagi kebaikan selain kebaikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat ketujuh: Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu maka sertailah dia dalam duka cita dan kesedihannya. Aku ingin mengingatkan engkau dengan seorang wanita yang terus hidup dalam hati suaminya sampaipun ia telah meninggal dunia. Tahun-tahun yang terus berganti tidak dapat mengikis kecintaan sang suami padanya dan panjangnya masa tidak dapat menghapus kenangan bersamanya di hati suami. Bahkan ia terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Sang suami terus mencintainya dengan kecintaan yang mendatangkan rasa cemburu dari istri yang lain, yang dinikahi sepeninggalnya. Suatu hari istri yang lain itu (yakni Aisyah radliallahu ‘anha) berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا غِرْتُ عَلَى امْرَأَةٍ لِلنَّبِيِّ؟ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ هَلَكَتْ قَبْلَ أَنْ يَتَزَوَّجَنِي، لَمَّا كُنْتُ أَسْمَعُهُ يَذْكُرُهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak pernah cemburu kepada seorang pun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal ia meninggal sebelum beliau menikahiku, mana kala aku mendengar beliau selalu menyebutnya.”11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا غِرْتُ عَلَى أَحَدٍ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ وَمَا رَأَيْتُهَا وَلَكِنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ ذِكْرَهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak pernah cemburu kepada seorangpun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya, akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak menyebutnya.”12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali Aisyah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah beliau menyebut Khadijah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ فِي الدُّنْيَا امْرَأَةٌ إِلا خَدِيْجَةُ فَيَقُولُ لَهَا إِنَّهَا كَانَتْ وَكَانَتْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seakan-akan di dunia ini tidak ada wanita selain Khadijah?!” Maka beliau berkata kepada Aisyah: ‘Khadijah itu begini dan begini.’”13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Ahmad pada Musnadnya disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “begini dan begini” (dalam hadits diatas) adalah sabda beliau:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;آمَنَتْبِي حِيْنَ كَفَرَ النَّاسُ وَصَدَّقَتْنِي إِذْكَذَّبَنِي النَّاسُ رَوَاسَتْنِي بِمَالِهَا إِذْحَرَمَنِي النَّاسُ وَرَزَقَنِي اللهُ مِنْهَا الوَلَد&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ia beriman kepadaku ketika semua orang kufur, ia membenarkan aku ketika semua orang mendustakanku, ia melapangkan aku dengan hartanya ketika semua orang meng-haramkan (menghalangi) aku dan Allah memberiku rezki berupa anak darinya.”14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah Khadijah yang seorangpun tak akan lupa bagaimana ia mengokohkan hati Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan memberi dorongan kepada beliau. Dan ia menyerahkan semua yang dimilikinya di bawah pengaturan beliau dalam rangka menyampaikan agama Allah kepada seluruh alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyhur yang menjadikan Nabi merasakan tenang setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali yang pertama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاللهُ لا يُخْزِيْكَ اللهُ أَبَدًا إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُوْمَ وَتُعِيْنُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menanggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran.”15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah engkau wahai saudari muslimah seperi Khadijah, semoga Allah meridhainya dan meridlai kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat kedelapan: Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak tahu berterimakasih kepada manusia, ia tidak akan dapat bersyukur kepada Allah. Maka janganlah meniru wanita yang jika suaminya berbuat kebaikan padanya sepanjang masa (tahun), kemudian ia melihat sedikit kesalahan dari suaminya, ia berkata: “Aku sama sekali tidak melihat kebaikan darimu…” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ اَهْلِ النَّارِ فَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللهِ وَلَمْ ذَلِكَ قَالَ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai sekalian wanita bersedekahlah karena aku melihat mayoritas penduduk nereka adalah kalian.” Maka mereka (para wanita) berkata: “Ya Rasulullah kepada demikian?” Beliau menjawab: “Karena kalian banyak melaknat dan mengkufuri kebaikan suami.”16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkufuri kebikan suami adalah menentang keutamaan suami dan tidak menunaikan haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat engkau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu dalam hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hakmu. Namun di mana bandingan kesalahan itu dengan lautan keutamaan dan kebaikannya padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا يَنْظُرُ اللهَ إِلَى امْرَأَةٍ لا تَشْكُرُ زَوْجَهَا وَهِيَ لا تَسْتَغْنِيَ عَنْهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah tidak akan melihat kepada istri yang tidak tahu bersyukur kepada suaminya dan ia tidak merasa cukup darinya.”17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat kesembilan: Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya (yang paling pribadi dari diri suami). Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapa pun maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya majelis sebagian wanita tidak luput dari membuka dan menyebarkan aib-aib suami atau sebagian rahasianya. Ini merupakan bahaya besar dan dosa yang besar. Karena itulah ketika salah seorang istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebarkan satu rahasia beliau, datang hukuman keras, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersumpah untuk tidak mendekati isti tersebut selama satu bulan penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat-Nya berkenaan dengan peristiwa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya suatu peristiwa. Maka tatkala si istri menceritakan peristiwa itu (kepada yang lain), dan Allah memberitahukan hal itu kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepada beliau) dan menyembunyikan sebagian yang lain.” (At Tahriim: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam mengunjungi putranya Ismail, namun beliau tidak mejumpainya. Maka beliau tanyakan kepada istri putranya, wanita itu menjawab: “Dia keluar mencari nafkah untuk kami.” Kemudian Ibrahim bertanya lagi tentang kehidupan dan keadaan mereka. Wanita itu menjawab dengan mengeluh kepada Ibrahim: “Kami adalah manusia, kami dalam kesempitan dan kesulitan.” Ibrahim ‘Alaihis Salam berkata: “Jika datang suamimu, sampaikanlah salamku padanya dan katakanlah kepadanya agar ia mengganti ambang pintunya.” Maka ketika Ismail datang, istrinya menceritakan apa yang terjadi. Mendengar hal itu, Ismail berkata: “Itu ayahku, dan ia memerintahkan aku untuk menceraikanmu. Kembalilah kepada keluargamu.” Maka Ismail menceraikan istrinya. (Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrahim ‘Alaihis Salam memandang bahwa wanita yang membuka rahasia suaminya dan mengeluhkan suaminya dengan kesialan, tidak pantas untuk menjadi istri Nabi maka beliau memerintahkan putranya untuk menceraikan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, wahai saudariku muslimah, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’i seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti (ahli fatwa) atau orang yang engkau harapkan nasehatnya. Sebagimana yang dilakukan Hindun radliallahu ‘anha di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hindun berkata: “Abu Sufyan adalah pria yang kikir, ia tidak memberiku apa yang mencukupiku dan anak-anakku. Apakah boleh aku mengambil dari hartanya tanpa izinnya?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ambillah yang mencukupimu dan anakmu dengan cara yang ma`ruf.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup bagimu wahai saudariku muslimah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ مِنْ شَرِ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِي إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ أَحَدُهُمَا سِرُّ صَاحِبَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya termasuk sejelek-jelek kedudukan manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah pria yang bersetubuh dengan istrinya dan istri yang bersetubuh dengan suaminya, kemudian salah seorang dari keduanya menyebarkan rahasia pasanannya.”18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasiat terakhir: Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan-kesalahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang yang demikian itu dengan sabdanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا تُبَاشِرُ مَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu ia mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya.”19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah engkau mengapa hal itu dilarang?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Termasuk kesalahan adalah apa yang dilakukan sebagian besar istri ketika suaminya baru kembali dari bekerja. Belum lagi si suami duduk dengan enak, ia sudah mengingatkannya tentang kebutuhan rumah, tagihan, tunggakan-tunggakan dan uang jajan anak-anak. Dan biasanya suami tidak menolak pembicaraan seperti ini, akan tetapi seharusnyalah seorang istri memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Termasuk kesalahan adalah memakai pakaian yang paling bagus dan berhias dengan hiasan yang paling bagus ketika keluar rumah. Adapun di hadapan suami, tidak ada kecantikan dan tidak ada perhiasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi kesalahan lain yang menjadi batu sandungan (penghalang) bagi suami untuk menikmati kesenangan dengan istrinya. Istri yang cerdas adalah yang menjauhi semua kesalahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Mazin bin Abdul Karim Al Farih&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-2289199543989948797?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/2289199543989948797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/sepuluh-wasiat-untuk-istri-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/2289199543989948797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/2289199543989948797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/sepuluh-wasiat-untuk-istri-yang.html' title='Sepuluh Wasiat Untuk Istri Yang Mendambakan &quot;Keluarga Bahagia Tanpa Problema&quot;'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJWtv5XFi4I/AAAAAAAAAEU/UDoVppduCqE/s72-c/Keluarga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-5153823073926056577</id><published>2010-09-17T16:12:00.000+08:00</published><updated>2010-09-17T16:12:20.589+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='contoh khutbah jumat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khutbah ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khutbah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khotbah jumat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='contoh khutbah jum at'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khotbah jum at'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teks khutbah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khutbah jum ah'/><title type='text'>MENGEMBALIKAN FITRAH DENGAN PUASA</title><content type='html'>&lt;b&gt;JAMA’AH JUM’AT RAHIMAKUMULLAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada hari yang berbahagia ini, dalam suasana Idul Fitri dan Halal Bi Halal yang penuh kesucian,  tidak henti-hentinya kita mengucap syukur atas semua ni’mat yang telah Allah berikan kepada kita. Karena setelah sebulan penuh kita melaksanakan Ibadah puasa kembali Allah memberikan nikmat tak terhingga dengan mengantarkan kita sebagai hamba-Nya pada Fitrahnya masing-masing.&lt;br /&gt;Selanjutnya, dengan penuh keikhlasan dan rasa cinta yang dalam,  marilah kita panjatkan shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga dan ahli warisnya sekalian.&lt;br /&gt;Kaum Muslimin Rahimakumullah&lt;br /&gt;Mungkin masih terngiang dalam ingatan kita bahwa seminggu yang lalu, kita semua masih berada dalam bulan Ramadhan yang penuh Barokah dan Ampunan. Belum lagi kering lidah kita yang senantiasa bertasbih memuji Allah pada bulan itu, dan belum keluh lidah ini yang selama sebulan di siang hari tidak dapat mengecap makanan dan minuman yang lezat. Maka pada kesempatan yang berbahagia ini, mumpung memori Ramadhan masih ada dalam benak kita, maka tidak ada salahnya jika kita sejenak membuka kembali lembaran-lembaran ibadah puasa yang kita telah laksanakan sebulan lamanya itu. Hampir setiap saat di bulan Ramadhan kita sering mendengar betapa sering para Muballigh mengemukakan firman Allah SWT didalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Hai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mari kita Renungkan! Didalam firman Allah ini, jelas terlihat bahwa kewajiban puasa merupakan ketentuan Allah yang memiliki dimensi pokok sekaligus dapat mengantarkan manusia beriman untuk mencapai derajat takwa. Dan ketika seorang hamba telah sampai pada tingkatan taqwa tersebut maka secara otomatis ia akan mendapatkan ridha, rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Adapun hal pokok yang dimaksudkan dari kewajiban puasa tersebut, bahwa puasa mendidik manusia untuk mengetahui dan mengenal jati diri yang sesungguhnya. Dalam arti yang lebih sederhana bahwa puasa merupakan fitrah yang diwajibkan kepada hamba-hamba yang menyatakan diri beriman kepada Allah.&lt;br /&gt;Hal ini terlihat jelas, setelah sekian lama kita menjalani hidup diatas dunia ini, setelah sekian tahun kita menghabiskan umur yang tersisa, bukan tidak mungkin banyak diantara kita yang terjebak dengan pengaruh dan pesona kehidupan duniawi, banyak diantara kita yang meninggalkan perintah-perintah Allah dan bisa jadi banyak manusia yang kehilangan jati diri dengan sengaja lupa atau melupakan Allah sebagai satu-satunya Zat yang wajib disembah. Ini semua disebabkan karena banyak diantara kita yang terlalu sibuk bahkan mati-matian untuk mengejar kehidupan dunia yang fana ini.&lt;br /&gt;Setiap hari seakan kita terjebak dalam skema rutinitas yang hampir tidak pernah berubah. Orientasi atau tujuan hidup kita seakan hanya diarahkan untuk kepentingan-kepentingan duniawi yang semu. Setiap menit dari umur kita hanya dihabiskan untuk mengejar kekayaan, kesuksesan duniawi atau kenikmatan semu yang menggiurkan. Oleh karena, tujuan hidup kita yang hanya terjebak pada keinginan-keinginan syahwati itu dan orang-orang mengukur kebahagiaan seseorang dengan kekayaan, kekuasaan dsb, maka tidak menutup kemungkinan pada posisi ini manusia seakan kehilangan jati diri dan seolah-olah jauh dari fitrahnya sendiri. Kita bisa saksikan berapa banyak orang yang kaya namun kekayaannya diperoleh dengan cara menipu atau mungkin merampas hak orang lain. Hal ini sangat bertolak belakang dengan fitrah kita yang telah diberikan Allah sifat jujur dan penuh kasih. Berapa banyak orang yang telah memutuskan tali silaturrahmi dengan keluarga dan saudaranya hanya karena kita tidak memperoleh pembagian harta warisan. Bukankah hal ini menunjukkan bahwa kita telah kehilangan jati diri kita yang telah diberikan Allah sifat untuk menyatu dan saling menyayangi. Dalam tayangan TV atau mungkin yang sering terjadi disekeliling kita banyak diantara saudara-saudara kita, serba kerkurangan dan tidak memiliki apa-apa, banyak anak-anak miskin yang terpaksa tidak mengenyam pendidikan hanya karena orang tuanya tidak mampu dan begitu banyak orangtua-orangtua disekeliling kita dengan penghasilan pas-pasan bekerja keras dan membanting tulang, berusaha mencari sesuap nasi untuk menghidupi anak dan istrinya. Mereka semua terpaksa menjalani hidup ini dengan derita dan linangan airmata. Selaku hamba Allah yang dibekali sifat dermawan, sifat penyantun serta sikap selalu menyayangi dimanakah kita pada saat itu ? Dimanakah orang yang merasa memiliki kekayaan ? Dimanakah kita yang mengaku sebagai umat rahmatan lil ‘alamin ? Kalau hanya ketika diminta membantu saudara-saudara kita itu, kita merasa enggan untuk menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, melalui bulan suci Ramadhan yang telah kita lalui bersama dengan kewajiban melaksanakan ibadah puasa, kita dididik untuk kembali merenung dan mengembalikan jati diri kita pada fitrahnya yang selama ini telah ternodai dengan keinginan-keinginan kita yang lebih didominasi nafsu syahwat. Kita diperintahkan untuk menahan lapar dan haus bukan keinginan Allah untuk menyiksa kita melainkan mendidik agar kita tahu bahwa disaat kita lemah, pada posisi itu kita hanyalah makhluk Allah yang tak berdaya dan tak memiliki apa-apa. Kita diperintahkan untuk menahan lapar dan haus bukan karena Allah ingin kita mati kelaparan namun Allah mendidik kita untuk menyadari bahwa disekeliling masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam penderitaan lapar dan haus yang berkepanjangan. Dengan tarbiyah dan didikan seperti ini, diharapkan setiap orang yang melaksanakan ibadah puasa mampu mengenal kembali jati dirinya darimana kita berasal dan untuk apa kita hidup diatas dunia ini ? Kekayaan, kesuksesan dan kekuasaan bukanlah merupakan tujuan hidup akan tetapi tidak lebih merupakan pilihan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kaum Muslimin………..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Melalui bulan suci Ramadhan yang telah pergi meninggalkan kita serta dalam merayakan hari raya yang fitri, mari kita kembali merenung dan terus memperhitungkan sisa umur yang kita miliki. Mari kita renungkan kembali, kemarin kita masih bisa merasakan indahnya Ramadhan, tahun ini kita masih bisa berpuasa dan mengeluarkan zakat. Tapi, apakah ada jaminan untuk kita bahwa di bulan ramadhan ditahun yang akan datang kita dapat berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan ? Banyak jalan yang kita dapat tempuh untuk beribadah kepada Allah, tidak selamanya ibadah itu harus diukur dengan uang. Bagi orang kaya silahkan beribadah dengan kekayaannya, seorang guru beribadahlah dengan ilmunya, seorang petani beribadahlah dengan hasil pertaniannya dan begitu pula dengan profesi-profesi yang lainnya. Dan bagi orang yang merasa diri tidak memiliki apa-apa, jangan merasa minder untuk tidak dapat beribadah kepada Allah karena sebaik-baik ibadahnya orang yang tidak memiliki apa-apa adalah dengan zikir dan berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Tidak aku cipatakan Jin dan Manusia melainkan untuk beribadah”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kaum Muslimin Yang Berbahagia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebagai akhir sekaligus sebagai renungan bagi kita, mari kita renungkan. Hidup diatas dunia ini bukanlah kehidupan yang kekal dan setiap perbuatan manusia pasti akan dimintai pertanggungjawaban. Kalau dalam setiap detik dari hidup kita, kalau dari panjangnya umur yang kita miliki kita tidak pernah berbuat baik, kita tidak pernah beribadah kepada Allah dan kalau kita selalu terjebak dalam dosa dan maksiat. Dimanakah waktu yang akan kita pergunakan untuk zikir kepada Allah ? Kalau setiap saat kita hanya asyik dengan minum-minuman keras, setiap waktu kita hanya senang membicarakan aib orang lain, setiap masa kita hanya bisa berlaku curang, bertengkar dengan isteri-isteri dan anak-anak kita, selingkuh atau bahkan sering menzhalimi hak orang lain, apakah yang akan kita bawa menghadap Allah ‘azza Wa Jalla ? &lt;br /&gt;Mari kita renungkan, bagaimana nasib kita kelak ketika Malakul maut datang menjemput kita, sementara kita masih terbalut dosa ? Kita akan dijemput dengan kasar oleh malaikat adzab, kita akan ditolak oleh Allah, kita akan disiksa, kita akan menjerit kesakitan. Namun, jeritan itu tidak didengar oleh anak isteri kita maupun sanak saudara kita. Kita benar-benar menghadapi semua siksa itu dalam kesendirian dan kita akan menyesal dalam penyesalan yang tidak berguna lagi. Kita memohon maaf atas semua dosa yang telah kita lakukan, tapi permohonan kita tidak lagi diterima. Terlambat dan tidak berguna lagi kita bertaubat. Terlambat dan tidak berguna lagi kita meminta maaf. Segalanya telah berlalu begitu cepat, padahal jika kita segera meminta maaf, jika kita segera meminta ampun, kita tidak akan menjerit seperti itu.&lt;br /&gt;Kemarin kita masih hidup, kemarin kita masih mendapati bulan Ramadhan, tapi kita tidak gunakan untuk meminta maaf kepada sesama. Kemarin kita masih bergerak, kemarin kita masih bisa berpuasa tetapi kita tidak gunakan itu untuk meminta ampun kepada Allah. Kemarin kita masih kuat, kita masih muda tetapi kita tidak gunakan itu untuk beribadah. Dan kemarin lidah kita masih bisa bertasbih serta masih ada kesempatan tapi kita lalaikan dan sia-siakan itu semua.&lt;br /&gt;Kini, disaat Ramadhan akan pergi meninggalkan kita, disaat kita telah terbaring kaku, kita tidak bisa lagi bergerak, kita tidak dapat berbuat apa-apa, lidah kita keluh, hati kita gersang barulah kita menyesal dalam penyesalan yang berkepanjangan akibat kelalaian kita sendiri.&lt;br /&gt;Kalau Allah sebagai Zat Yang Maha Kuasa senantiasa membuka pintu maafnya bagi setiap para pendosa dan pembuat kesalahan, jika Allah Yang Maha Kaya senantiasa memberikan ampunan-Nya kepada hamba-hambaNya yang bertobat. Mengapa kita manusia yang serba kekurangan dan lemah ini tak kuasa memberikan maaf kepada saudara-saudara kita, mengapa kita masih enggan untuk menerima uluran permintaan maaf dari tetangga dan sahabat-sahabat kita? Oleh karena itu melalui kesempatan ini, dengan senantiasa mengharapkan rahmat dan ridha Allah, tidak ada kata indah yang kita ucapkan selain ucapan &lt;i&gt;Minal Aidin Wal Faizhin, Mohon maaf lahir dan bathin.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-5153823073926056577?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/5153823073926056577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/mengembalikan-fitrah-dengan-puasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5153823073926056577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5153823073926056577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/mengembalikan-fitrah-dengan-puasa.html' title='MENGEMBALIKAN FITRAH DENGAN PUASA'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-5269306542046511956</id><published>2010-09-16T01:54:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T16:30:34.561+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan mutiara cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata mutiara cinta romantis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata mutiara kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara Cinta Sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Kata Mutiara Tentang Cinta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJEIHEO0hkI/AAAAAAAAAEM/8nBIdN3aeYY/s1600/Cinta.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJEIHEO0hkI/AAAAAAAAAEM/8nBIdN3aeYY/s200/Cinta.jpg" width="192" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kata &lt;b&gt;cinta&lt;/b&gt;, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,  merupakan wakil dari perasaan kasih, sayang, atau rindu yang sangat  dalam. Namun dalam konteks atau kadar kalimat tertentu, ia bisa juga  mewakili perasaan sedih.&lt;br /&gt;Cinta adalah salah satu sumber kekuatan unik dalam diri manusia. Ia menjadi &lt;a href="http://blog.al-habib.info/id/kata-mutiara-islami-tentang-cinta/" style="color: lime;"&gt;&lt;b&gt;tenaga penggerak hati dan jiwa&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;  yang akan menghasilkan sikap, perbuatan dan perilaku. Cinta bisa  seperti yang terurai dalam sebait sajak dari film laris indonesia,  Ketika Cinta Bertasbih:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Cinta adalah kekuatan yg mampu&lt;br /&gt;mengubah duri jadi mawar&lt;br /&gt;mengubah cuka jadi anggur&lt;br /&gt;mengubah sedih jadi riang&lt;br /&gt;mengubah amarah jadi ramah&lt;br /&gt;mengubah musibah jadi muhibah.&lt;/blockquote&gt;Namun demikian, cinta pun bisa menghasilkan perubahan yang sebaliknya: mengubah mawar menjadi duri, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Hal yang demikian bisa terjadi karena cinta bersemayam di dalam &lt;b&gt;hati yang bersifat labil&lt;/b&gt;. Seperti &lt;b&gt;sabda Rasulullah saw.&lt;/b&gt;  hati itu bersifat gampang terbolak-balik bagaikan bulu yang  terombang-ambing oleh angin yang berputar-putar. Sebagaimana amal-amal  dan perilaku kita yang senantiasa bersumber dari niat dan motivasi di  dalam hati, maka cinta pun bisa mewujud dengan dasar niat yang beraneka  rupa. Ada cinta yang tulus, penuh kerelaan. Namun ada pula cinta yang  penuh duri dan racun. Ada cinta yang merupakan buah keimanan dan  ketaqwaan. Namun ada pula cinta yang berlandaskan nafsu hina.&lt;br /&gt;Bagi seorang muslim dan beriman, cnta terbesar dan &lt;b&gt;cinta hakiki ialah  cinta kepada Allah&lt;/b&gt;.  Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas ruang  dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari  kecintaan kita kepada Allah dan karena menggapai ridha-Nya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah  tandingan-tandingan selain  Allah; mereka mencintainya sebagaimana  mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman &lt;b&gt;amat  sangat cintanya kepada Allah&lt;/b&gt;. (Al-Baqarah: 165)&lt;br /&gt;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah  aku (ikutilah  Muhammad saw.), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (Ali  Imran: 31)&lt;br /&gt;“Tali iman yang paling kuat  adalah &lt;b&gt;cinta karena Allah dan benci karena Allah&lt;/b&gt;.” (HR. At Tirmidzi)&lt;/blockquote&gt;&lt;h3&gt;Kata-kata mutiara tentang cinta&lt;/h3&gt;Agar cinta tidak menjerumuskan kita ke dalam lubang kehinaan, ada  baiknya kita mengambil hikmah dari sumber-sumber islam dan perkataan  para ulama berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap  diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih  dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia  jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan,  kedustaan, penipu, langkah  serong dan lain-lain perkara yang tercela.  Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh  kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang  tinggi dan  lain-lain perangai yang terpuji.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Hamka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan  kekuatan. Cinta  bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi  menghembuskan kegagahan.  Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi  membangkitkan semangat.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Hamka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat  (menyebut) Nya, karena  tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau  akan banyak  mengingatnya.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Ar Rabi’ bin Anas&lt;/b&gt; (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar  (cinta) dunia padahal  kematian terus mengincarnya, dan kepada orang  yang melalaikan kematian  padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan  kepada orang yang tertawa  lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu  apakah Tuhannya ridha atau  murka terhadapnya.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Salman al Farisi &lt;/b&gt;(Az Zuhd, Imam Ahmad)&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum  sulit untuk  tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian  pula hati  apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat  susah untuk  memasukinya.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Malik bin Dinar &lt;/b&gt;(Hilyatul Auliyaa’)&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti  akan jadi  musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu  nanti akan jadi  kekasihmu.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Ali bin Abi Thalib&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau   mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai  kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat   kepada-Nya. Karena  sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada  yang ia  cintai.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;A’idh Al-Qorni&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-5269306542046511956?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/5269306542046511956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/kata-mutiara-tentang-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5269306542046511956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5269306542046511956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/kata-mutiara-tentang-cinta.html' title='Kata Mutiara Tentang Cinta'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJEIHEO0hkI/AAAAAAAAAEM/8nBIdN3aeYY/s72-c/Cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-5944148437630134560</id><published>2010-09-15T21:25:00.003+08:00</published><updated>2010-09-17T21:06:14.065+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bulan syawal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa sunnah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syawal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa syawal'/><title type='text'>Puasa Syawal</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJDJGIZBjQI/AAAAAAAAAEE/jP8iZqv5yj8/s1600/Puasa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJDJGIZBjQI/AAAAAAAAAEE/jP8iZqv5yj8/s200/Puasa.jpg" alt="puasa syawal miracle-bisnis.blogspot.com width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah berlalu dengan berbagai keutamaannya, kesedihanpun menggelayut di dalam hati orang-orang yang beriman karena bulan yang penuh barokah, rahmat dan ampunan Allah SWT telah pergi dari halaman kehidupannya. Sementara belum ada jaminan baginya untuk bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan di tahun akan datang. Namun bagi orang-orang yang beriman, Allah kembali menyediakan ladang pahala dengan memberikan kesempatan untuk melaksanakan puasa syawwal. Apa dan bagaimana puasa Syawal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang &lt;a href="http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=727&amp;amp;Itemid=14" style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt;puasa Syawal&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; bisa dilihat dari sabda Rasululluh saw yang  diriwayatkan dari Ayyub r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Barang  siapa berpuasa Ramadhan dan meneruskannya dengan puasa enam hari di  bulan Syawal, berarti dia telah berpuasa satu tahun." (HR. Imam Muslim  dan Abu Dawud). Dan masih hadits yang sama dengan perawi lain. (HR. Ibn  Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits tersebut diterangkan, bahwa pahala orang  yang berpuasa Ramadhan dan enam hari di bulan Syawwal sama pahala dengan  puasa setahun. Karena satu pahala kebaikan nilainya sama dengan sepuluh  kali kebaikan (QS. Al-An' am:160). Jika satu kebaikan dihitung sepuluh  pahala, berarti puasa Ramadhan selama satu bulan dihitung sepuluh bulan.  Dan puasa enam hari di bulan Syawwal dihitung dua bulan. Jadi total  jumlahnya adalah satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ulama memperbolehkan tidak  harus berturut-turut enam hari, namun pahalanya sama dengan yang  melaksanakannya secara langsung setelah Hari Raya. Puasa Syawal juga  boleh dilakukan di pertengahan atau di akhir bulan Syawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah  disyari'atkannya puasa enam hari di bulan Syawal adalah sebagai  pengganti puasa Ramadhan yang dikhawatirkan ada yang tidak sah. Demikian  juga untuk menjaga agar perut kita tidak lepas kontrol setelah sebulan  penuh melaksanakan puasa, kemudian diberi kesempatan luas untuk makan  dan minum. Lebih dari itu, puasa Syawal adalah ibadah sunnah yang sangat  dianjurkan oleh ajaran agama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik menghukumi makruh  puasa tersebut. Karena ditakutkan adanya keyakinan dan anggapan bahwa  puasa enam hari di bulan Syawal masuk puasa Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila  tidak ada kekhawatiran seperti alasan Imam Malik di atas, maka  disunahkan puasa enam hari. Berlomba-lomba untuk memperbanyak pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan puasa. Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bersabda:&lt;br /&gt;أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ …&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Maukah aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai, …”&lt;/i&gt; (HR. Tirmidzi, hadits ini hasan shohih)&lt;br /&gt;&lt;span id="more-377"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puasa dalam hadits ini merupakan perisai bagi seorang muslim baik di  dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari  perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai  dari api neraka. Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; juga bersabda dalam hadits Qudsi:&lt;br /&gt;وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.”&lt;/i&gt; (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;Oleh karena itu, untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala, maka  lakukanlah puasa sunnah setelah melakukan yang wajib. Di antara puasa  sunnah yang Nabi &lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; anjurkan setelah melakukan puasa wajib (puasa Ramadhan) adalah &lt;b&gt;&lt;a href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/puasa-syawal-puasa-seperti-setahun-penuh.html" style="color: red;"&gt;puasa enam hari di bulan Syawal&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di antaranya : &lt;br /&gt;1. Puasa enam hari di bulan&lt;b style="color: blue;"&gt; &lt;a href="http://www.muslimdaily.net/artikel/islami/3939/keutamaan-puasa-syawal" style="color: blue;"&gt;Syawal&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh. &lt;br /&gt;2.  Puasa Syawal dan Sya'ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi  sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti  perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan  perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi  shallallahu 'alaihi wasallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa  fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidak  sempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan  menyempurnakannya. &lt;br /&gt;3. Membiasakan puasa setelah  Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah  Ta'ala menerima amal seorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam  meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan:  "Pahala'amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya." Oleh karena  itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan  kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal  pertama. &lt;br /&gt;Demikian pula sebaliknya, jika seseorang  melakukan suatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk maka hal itu  merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama. &lt;br /&gt;4.  Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan  maghfirah atas dosa-dosa masa lain. Orang yang berpuasa Ramadhan akan  mendapatkan pahalanya pada hari Raya'ldul Fitri yang merupakan hari  pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah 'Idul Fitri merupakan  bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang  lebih agung dari pengampunan dosa-dosa. &lt;br /&gt;Oleh  karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas  pertolongan dan ampunan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan  berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia malah menggantinya dengan  perbuatan maksiat maka ia termasuk kelompok orang yang membalas  kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat pada saat melakukan  puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan  terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas  menghancurkannya kembali. Allah Ta'ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan  janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya  yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali "(An-Nahl:  92) &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;5. Dan di antara manfaat puasa enam hari bulan  Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan  diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan  berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup. &lt;br /&gt;Orang  yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali  dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi  sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang  berbahagia dengan berlalunya Ramadhan sebab mereka merasa berat, jenuh  dan lama berpuasa Ramadhan. &lt;br /&gt;Barangsiapa merasa  demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa,  padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah 'Idul  Fitri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak  merasa bosam dan berat apalagi benci. &lt;br /&gt;Seorang  Ulama salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya  pada bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak  bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar: &lt;br /&gt;"Seburuk-buruk  kaum adalah yang tidak mengenal Allah secara benar kecuali di bulan  Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan  sungguh-sunggguh di sepanjang tahun." &lt;br /&gt;Oleh karena itu  sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya  di bulan Syawal, karena hal itu mempercepat proses pembebasan dirinya  dari tanggungan hutangnya. Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa  Syawal, dengan demikian ia telah melakukan puasa Ramadhan dan  mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal. &lt;br /&gt;Ketahuilah, amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya. Allah Ta'ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) " (Al-Hijr: 99) &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Dan  perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa sunnah serta sedekah  yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah  Ta'ala pada bulan Ramadhan adalah disyari'atkan sepanjang tahun, karena  hal itu mengandung berbagai macam manfaat, di antaranya; ia sebagai  pelengkap dari kekurangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah  satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada  hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapusnya  dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya  kedudukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-5944148437630134560?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/5944148437630134560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/puasa-syawal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5944148437630134560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/5944148437630134560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/puasa-syawal.html' title='Puasa Syawal'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TJDJGIZBjQI/AAAAAAAAAEE/jP8iZqv5yj8/s72-c/Puasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-952232535763462822</id><published>2010-09-05T10:17:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T21:26:32.938+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan ibu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sayang orang tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idul fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasih orang tua'/><title type='text'>Renungan Menjelang Idul Fitri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIL9EG-Cq7I/AAAAAAAAADs/Dvtb5r3aXu8/s1600/Menangis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIL9EG-Cq7I/AAAAAAAAADs/Dvtb5r3aXu8/s200/Menangis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Idul Fitri telah berada di hadapan kita...Pertanda Ramadhan akan berakhir. Seiring dengan berlalunya Ramadhan dan saat mentari di hari yang Fitri menjelang...mari kita sedikit merenung apakah yang bisa kita berikan kepada orang tua???&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kasih Ibu sepanjang masa&lt;br /&gt;kasih anak sepanjang penggalah...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang tua kita begitu ikhlas merawat kita, begitu rela melewati masa krisis ketika melahirkan kita, lalu apa yang bisa kita berikan kepada mereka...?&lt;br /&gt;Ketika mereka memeras keringat, menepis rasa malu, membuang rasa takut, untuk menghidupkan kita, lalu apa yang bisa kita berikan kepada orang tua kita...?&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tangisan kebahagiaan...?&lt;br /&gt;Tangisan kesusahan...?&lt;br /&gt;Keceriaan karena berkumpul bersama di hari nan fitri...&lt;br /&gt;Atau malah kesendirian dalam kesunyian karena kita jarang mengunjunginya...?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Saudara...ketika kita kecil, ketika kita bayi apalagi, orang tua kita, terutama ibu, tidak akan pernah bisa berpisah dari kita. Sekarang lihat, kita biarkan ayah dan ibu kita lebih banyak dalam kesepiannya di hari tua...? Berapa hari dalam seminggu kita luangkan waktu menemaninya...? Berapa minggu dalamsebulan kita bawa anak cucunya ke pangkuannya...? Apakah karena sudah pakaikan pada mereka pakaian yang baik lalu kita anggap cukup...? Apakah karena sudah kita rumahkan mereka kita sudah pandang cukup...?Apakah dengan kita kirimkan suster untuk merawatnya, lalu kita cukupkan perawatan suster tersebut...? Kita tanya saja pada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Tidak....Bukan...bukan itu semua yang orang tua kita inginkan. Mereka hanya ingin saat ini mereka bisa mengulurkan tangannya tuk memberi maaf kepada putra-putrinya meskipun seberapa besar dosa dan kesalahan kita. Dalam keahruan di hari nan fitri yang sesaat lagi menjelang...mereka hanya ingin...ya...mereka hanya ingin merengkuh anak-anaknya jatuh dalam pelukannya. Haruskah kita biarkan air mata mereka menetes dalam kesendiriannya, disaat orang tua yang lain tersenyum bahagia menyambut keadatangan anaknya ??? Hanya untuk itu..tidakkah kita luangkan waktu kita untuk bersama-sama mereka di hari yang bahagia....??? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebagian besar tulisan ini diambil dari Buku Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya oleh Ust. Yusuf Mansur)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-952232535763462822?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/952232535763462822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/renungan-menjelang-idul-fitri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/952232535763462822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/952232535763462822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/renungan-menjelang-idul-fitri.html' title='Renungan Menjelang Idul Fitri'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIL9EG-Cq7I/AAAAAAAAADs/Dvtb5r3aXu8/s72-c/Menangis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-4589865719938519001</id><published>2010-09-05T09:27:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T21:35:53.567+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malam lailatul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lailatul qadr'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lailatul qadar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lailatul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='qadar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malam lailatul qadar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tanda-Tanda Orang Yang Mendapat Lailatul Qadar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILxQPEha8I/AAAAAAAAADc/OnSoaYRtWhU/s1600/Lailatul+Qadar2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://2.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILxQPEha8I/AAAAAAAAADc/OnSoaYRtWhU/s200/Lailatul+Qadar2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sobat!!! pada postingan yang lalu kita telah mengemukakan&lt;b&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/malam-lailatul-qadar.html"&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;Ciri-Ciri dari Malam Lailatul Qadar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, pada postingan ini kita akan membahas bagaimana tanda-tanda orang yang mendapat Lailatul Qadar. Apakah kita termasuk satu di dalamnya??? terlepas dari siapa yang memperoleh malam Lailatul Qadar perlu ditegaskan disini bahwa Lailatul Qadar adalah Rahasia Allah. So...begitu juga orang-orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar itupun menjadi Rahasia Allah SWT. Namun, sebagian Ulama memberikan beberapa tanda orang yang memperoleh malam Lailatul Qadar.&lt;br /&gt;Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dai Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa melakukan qiyam lailatul qodr dengan penuh keimanan dan pengharapan (maka) dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga doa yang diajarkan Rasulullah saw saat menjumpai lailatul qodr adalah ”Wahai Allah sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf, Engkau mencintai pemaafan karena itu berikanlah maaf kepadaku.” (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa dianjurkan bagi setiap yang menginginkan lailatul qodr agar menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah, seperti : shalat malam, tilawah Al Qur’an, dzikir, doa dan amal-amal shaleh lainnya. Dan orang yang menghidupkan malam itu dengan amal-amal ibadah akan merasakan ketenangan hati, kelapangan dada dan kelezatan dalam ibadahnya itu karena semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridho Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-4589865719938519001?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/4589865719938519001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/tanda-tanda-orang-yang-mendapat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4589865719938519001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4589865719938519001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/tanda-tanda-orang-yang-mendapat.html' title='Tanda-Tanda Orang Yang Mendapat Lailatul Qadar'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILxQPEha8I/AAAAAAAAADc/OnSoaYRtWhU/s72-c/Lailatul+Qadar2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-8995396938635246863</id><published>2010-09-05T09:11:00.004+08:00</published><updated>2010-09-16T21:48:14.889+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malam lailatul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lailatul qadr'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lailatul qadar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lailatul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='qadar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malam lailatul qadar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Malam Lailatul Qadar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILuwMcTGQI/AAAAAAAAADU/89UJj7zfLQw/s1600/Lailatul+Qadar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILuwMcTGQI/AAAAAAAAADU/89UJj7zfLQw/s200/Lailatul+Qadar.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Satu hal yang membedakan antara bulan Ramadhan dan bulan lainnya selain puasa dan zakat fitrah, yakni pada bulan Ramadhan terdapat satu malam yang oleh Rasulullah SAW dan para Ulama disebutkan bahwa malam itu adalah malam yang mulia dari seribu bulan malam itu yang dikenal dengan malam lailatul qadar.&lt;br /&gt;Mungkin yang menjadi pertanyaan bagi kita yang awam ini, bagaimana sebenarnya ciri-ciri dari malam lailatul Qadar itu? Apakah kita sudah pernah merasakannya atau bagaimana &lt;b&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/tanda-tanda-orang-yang-mendapat.html" style="color: yellow;"&gt;ciri-ciri orang yang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;? Mari kita renungkan kaji bersama.&lt;br /&gt;Ciri-ciri dari malam lailatul qadar itu oleh sebagian ulama disebutkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Dinamakan lailatul qodr karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah swt untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini, sebagaimana firman Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Artinya : ”Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad Dukhan : 3 – 5)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qurthubi mengatakan bahwa pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat dan jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Artinya : ”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr : 4 – 5)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara hadits-hadits yang menceritakan tentang tanda-tanda lailatul qodr adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan berbagai tanda-tanda Lailatul Qodr yang disebutkan beberapa hadits, Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan,”Semua tanda tersebut tidak dapat memberikan keyakinan tentangnya dan tidak dapat memberikan keyakinan yakni bila tanda-tanda itu tidak ada berarti Lailatul Qodr tidak terjadi malam itu, karena lailatul qodr terjadi di negeri-negeri yang iklim, musim, dan cuacanya berbeda-beda. Bisa jadi ada diantara negeri-negeri muslim dengan keadaan yang tak pernah putus-putusnya turun hujan, padahal penduduk di daerah lain justru melaksanakan shalat istisqo’. Negeri-negeri itu berbeda dalam hal panas dan dingin, muncul dan tenggelamnya matahari, juga kuat dan lemahnya sinarnya. Karena itu sangat tidak mungkin bila tanda-tanda itu sama di seluruh belahan bumi ini. (Fiqih Puasa hal 177 – 178)&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-8995396938635246863?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/8995396938635246863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/malam-lailatul-qadar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/8995396938635246863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/8995396938635246863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/malam-lailatul-qadar.html' title='Malam Lailatul Qadar'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILuwMcTGQI/AAAAAAAAADU/89UJj7zfLQw/s72-c/Lailatul+Qadar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-1585771490867666667</id><published>2010-09-05T08:48:00.002+08:00</published><updated>2010-09-16T22:02:17.973+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nisab zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penerima zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='membayar zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat nisab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kadar zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat fitrah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='infaq'/><title type='text'>Golongan Penerima Zakat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILomHh8jvI/AAAAAAAAADM/9M-gSpzd9Xw/s1600/Nenek.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILomHh8jvI/AAAAAAAAADM/9M-gSpzd9Xw/s200/Nenek.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pemandangan seperti itu mungkin bukanlah hal yang asing bagi kita. Namun apakah hati ini tergerak untuk meraih tangannya dan memberikan sesuap nasi? Akankah jarak antara kita dan mereka akan semakin terbentang jauh? Itulah sebabnya Islam mengaturnya dengan kewajiban mengeluarkan&lt;b style="color: yellow;"&gt; &lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/zakat.html" style="color: red;"&gt;zakat&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, infaq dan shodaqoh. Semua itu sebagai syiar sekaligus upaya untuk menjawab problem sosial kemasyarakatan yang terjadi di sekeliling kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari kita yang setiap tahunnya telah mengeluarkan zakat namun banyak juga zakat yang kita keluarkan itu tidak tepat sasaran. Dalam postingan ini saya sempatkan untuk mengemukakan golongan orang-orang yang berhak menerima zakat (Mustahiq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam Surah  at Taubah ayat 58-60 tentang orang yang berhak menerima zakat, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"... Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah bagi fakir miskin, para amil, para muallaf yang dibujuk hatinya, mereka yang diperhamba, orang-orang yang berutang, yang berjuang di jalan Allah, dan orang kehabisan bekal di perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berdasarkan firman Allah Swt tersebut, terdapat 8 golongan yang berhak menerima zakat :&lt;br /&gt;1. Fakir&lt;br /&gt;Fakir yaitu orang dalam kebutuhan, tapi dapat menjaga diri tidak meminta-minta&lt;br /&gt;2. Miskin&lt;br /&gt;Miskin adalah orang yang dalam kebutuhan dan suka meminta-minta.&lt;br /&gt;3. Amil zakat &lt;br /&gt;Amil zakat merupakan orang yang melaksanakan segala urusan zakat berupa pengumpulan dan penjagaannya, serta menghitung keluar masuknya zakat&lt;br /&gt;4. Golongan muallaf&lt;br /&gt;Muallaf dalam berbagai referensi terbagi dalam beberapa macam golongan, diantaranya: &lt;br /&gt;•Golongan yang diharapkan keislamannya atau keislaman kelompok serta keluarganya&lt;br /&gt;•Golongan orang yang dikuatirkan kelakuan jahatnya&lt;br /&gt;•Golongan orang yang baru masuk Islam&lt;br /&gt;•Pemimpin dan tokoh masyarakat yang telah memeluk Islam yang mempunyai sahabat-sahabat kafir.&lt;br /&gt;•Pemimpin dan tokoh kaum Muslimin yang berpengaruh di kalangan kaumnya, akan tetapi imannya masih lemah.&lt;br /&gt;•Kaum Muslimin yang tinggal di benteng-benteng dan daerah perbatasan musuh.&lt;br /&gt;•Kaum Muslimin yang membutuhkannya untuk mengurus zakat orang yang tidak mau mengeluarkan, kecuali dengan paksaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar orang biasanya mengartikan muallaf sebagai orang yang baru masuk islam&lt;br /&gt;5. Memerdekakan budak belian&lt;br /&gt;Ada beberapa cara untuk memerdekakan budak, diantaranya yaitu: &lt;br /&gt;a. menolong hamba mukatab, yaitu budak yang memiliki perjanjian dengan tuannya, misalnya : ia sanggup menghasilkan harta dengan nilai dan ukuran tertentu, maka dia dibebaskan&lt;br /&gt;b. Seseorang dengan harta zakatnya membeli seorang budak kemudian membebaskannya.&lt;br /&gt;6. Gharimun&lt;br /&gt;Gharimun adalah orang yang berhutang. Dan kta boleh menyerahkan zakat atas dasar fakirnya bukan karena hutangnya (Menurut Ibnu Humam dalam al Fath)&lt;br /&gt;7. Mujahidin&lt;br /&gt;Mujahidin merupakan orang yang berjihad di jalan Allah. Didalam Al-Quran digambarkan sasaran zakat yang ketujuh ini dengan firmanNya: "Di jalan Allah". Sabil berarti jalan. Jadi sabilillah artinya jalan yang menyampaikan pada ridha Allah, baik akidah maupun perbuatan. Sabilillah adalah kalimat yang bersifat umum, mencakup segala amal perbuatan ikhlas, yang digunakan untuk bertakkarub kepada Allah, dengan melaksanakan segala perbuatan wajib, sunat dan bermacam kebajikan lainnya. &lt;br /&gt;8. Ibnu sabil&lt;br /&gt;Ibnu sabil atau musafir, yaitu orang yang melakukan perjalanan dari suatu daerah ke daerah lain. Menurut pendapat beberapa ulama, ibnu sabil mempunyai hak zakat, walaupun ia kaya, jika ia terputus bekalnya (kehabisan bekal).&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-1585771490867666667?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/1585771490867666667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/golongan-penerima-zakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/1585771490867666667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/1585771490867666667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/golongan-penerima-zakat.html' title='Golongan Penerima Zakat'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILomHh8jvI/AAAAAAAAADM/9M-gSpzd9Xw/s72-c/Nenek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-1311550503010890151</id><published>2010-09-05T07:50:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T22:03:47.451+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nisab zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penerima zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='membayar zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat nisab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kadar zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat fitrah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='infaq'/><title type='text'>NISHAB ZAKAT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILa-FAX81I/AAAAAAAAADE/lGIyiwpNwvE/s1600/Zakat+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="176" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILa-FAX81I/AAAAAAAAADE/lGIyiwpNwvE/s200/Zakat+2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Terkait masalah&lt;b&gt;&lt;span style="color: yellow;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/zakat.html" style="color: yellow;"&gt;zakat&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ini sebagai orang muslim yang berpikir pasti bertanya berapa tepatnya zakat  yang harus dikeluarkan? Berikut ini saya coba memberikan informasi tentang batas nishab harta yang dizakatkan dan cara menghitungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna nishab di sini adalah ukuran atau batas terendah yang telah ditetapkan oleh syar’i (agama) untuk menjadi pedoman menentukan kewajiban mengeluarkan zakat bagi yang memilikinya, jika telah sampai ukuran tersebut. Orang yang memiliki harta dan telah mencapai nishab atau lebih, diwajibkan mengeluarkan zakat dengan dasar firman Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan.’ Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.” (Qs. Al Baqarah: 219)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna al afwu (dalam ayat tersebut-red), adalah harta yang telah melebihi kebutuhan. Oleh karena itu, Islam menetapkan nishab sebagai ukuran kekayaan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-syarat nishab adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Harta tersebut di luar kebutuhan yang harus dipenuhi seseorang, seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, dan alat yang dipergunakan untuk mata pencaharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Harta yang akan dizakati telah berjalan selama satu tahun (haul) terhitung dari hari kepemilikan nishab dengan dalil hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada zakat atas harta, kecuali yang telah melampaui satu haul (satu tahun).” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dihasankan oleh Syaikh al AlBani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikecualikan dari hal ini, yaitu zakat pertanian dan buah-buahan. Karena zakat pertanian dan buah-buahan diambil ketika panen. Demikian juga zakat harta karun (rikaz) yang diambil ketika menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, jika seorang muslim memiliki 35 ekor kambing, maka ia tidak diwajibkan zakat karena nishab bagi kambing itu 40 ekor. Kemudian jika kambing-kambing tersebut berkembang biak sehingga mencapai 40 ekor, maka kita mulai menghitung satu tahun setelah sempurna nishab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nishab, Ukuran dan Cara Mengeluarkan Zakatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nishab emas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nishab emas sebanyak 20 dinar. Dinar yang dimaksud adalah dinar Islam.&lt;br /&gt;1 dinar = 4,25 gr emas&lt;br /&gt;Jadi, 20 dinar = 85gr emas murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil nishab ini adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada kewajiban atas kamu sesuatupun – yaitu dalam emas – sampai memiliki 20 dinar. Jika telah memiliki 20 dinar dan telah berlalu satu haul, maka terdapat padanya zakat ½ dinar. Selebihnya dihitung sesuai dengan hal itu, dan tidak ada zakat pada harta, kecuali setelah satu haul.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari nishab tersebut, diambil 2,5% atau 1/40. Dan jika lebih dari nishab dan belum sampai pada ukuran kelipatannya, maka diambil dan diikutkan dengan nishab awal. Demikian menurut pendapat yang paling kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Seseorang memiliki 87 gr emas yang disimpan. Maka, jika telah sampai haulnya, wajib atasnya untuk mengeluarkan zakatnya, yaitu 1/40 x 87gr = 2,175 gr atau uang seharga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nishab perak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nishab perak adalah 200 dirham. Setara dengan 595 gr, sebagaimana hitungan Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’ 6/104 dan diambil darinya 2,5% dengan perhitungan sama dengan emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nishab binatang ternak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat wajib zakat binatang ternak sama dengan di atas, ditambah satu syarat lagi, yaitu binatanngya lebih sering digembalakan di padang rumput yang mubah daripada dicarikan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan dalam zakat kambing yang digembalakan di luar, kalau sampai 40 ekor sampai 120 ekor…” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ukuran nishab dan yang dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Onta&lt;br /&gt;Nishab onta adalah 5 ekor.&lt;br /&gt;Dengan pertimbangan di negara kita tidak ada yang memiliki ternak onta, maka nishab onta tidak kami jabarkan secara rinci -red.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sapi&lt;br /&gt;Nishab sapi adalah 30 ekor. Apabila kurang dari 30 ekor, maka tidak ada zakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara perhitungannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah Sapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah yang dikeluarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30-39 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 ekor tabi’ atau tabi’ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40-59 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 ekor musinah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 ekor tabi’ atau 2 ekor tabi’ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 ekor tabi dan 1 ekor musinnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 ekor musinnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 ekor tabi’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 ekor tabi’ dan 1 ekor musinnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tabi’ dan tabi’ah adalah sapi jantan dan betina yang berusia setahun.&lt;br /&gt;2. Musinnah adalah sapi betina yang berusia 2 tahun.&lt;br /&gt;3. Setiap 30 ekor sapi, zakatnya adalah 1 ekor tabi’ dan setiap 40 ekor sapi, zakatnya adalah 1 ekor musinnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nishab kambing adalah 40 ekor. Perhitungannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah Kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah yang dikeluarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 ekor kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;120 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 ekor kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;201 – 300 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 ekor kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;gt; 300 ekor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap 100, 1 ekor kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nishab hasil pertanian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat hasil pertanian dan buah-buahan disyari’atkan dalam Islam dengan dasar firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Qs. Al-An’am: 141)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nishabnya ialah 5 wasaq, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Zakat itu tidak ada yang kurang dari 5 wasaq.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu wasaq setara dengan 60 sha’ (menurut kesepakatan ulama, silakan lihat penjelasan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 3/364). Sedangkan 1 sha’ setara dengan 2,175 kg atau 3 kg. Demikian menurut takaaran Lajnah Daimah li Al Fatwa wa Al Buhuts Al Islamiyah (Komite Tetap Fatwa dan Penelitian Islam Saudi Arabia). Berdasarkan fatwa dan ketentuan resmi yang berlaku di Saudi Arabia, maka nishab zakat hasil pertanian adalah 300 sha’ x 3 kg = 900 kg. Adapun ukuran yang dikeluarkan, bila pertanian itu didapatkan dengan cara pengairan (atau menggunakan alat penyiram tanaman), maka zakatnya sebanyak 1/20 (5%). Dan jika pertanian itu diairi dengan hujan (tadah hujan), maka zakatnya sebanyak 1/10 (10%). Ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada yang disirami oleh sungai dan hujan, maka sepersepuluh (1/10); dan yang disirami dengan pengairan (irigasi), maka seperduapuluh (1/20).” (HR. Muslim 2/673)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya: Seorang petani berhasil menuai hasil panennya sebanyak 1000 kg. Maka ukuran zakat yang dikeluarkan bila dengan pengairan (alat siram tanaman) adalah 1000 x 1/20 = 50 kg. Bila tadah hujan, sebanyak 1000 x 1/10 = 100 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nishab barang dagangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pensyariatan zakat barang dagangan masih diperselisihkan para ulama. Menurut pendapat yang mewajibkan zakat perdagangan, nishab dan ukuran zakatnya sama dengan nishab dan ukuran zakat emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun syarat-syarat mengeluarkan zakat perdagangan sama dengan syarat-syarat yang ada pada zakat yang lain, dan ditambah dengan 3 syarat lainnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Memilikinya dengan tidak dipaksa, seperti dengan membeli, menerima hadiah, dan yang sejenisnya.&lt;br /&gt;2) Memilikinya dengan niat untuk perdagangan.&lt;br /&gt;3) Nilainya telah sampai nishab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pedagang harus menghitung jumlah nilai barang dagangan dengan harga asli (beli), lalu digabungkan dengan keuntungan bersih setelah dipotong hutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya: Seorang pedagang menjumlah barang dagangannya pada akhir tahun dengan jumlah total sebesar Rp. 200.000.000 dan laba bersih sebesar Rp. 50.000.000. Sementara itu, ia memiliki hutang sebanyak Rp. 100.000.000. Maka perhitungannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal – Hutang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp. 200.000.000 – Rp. 100.000.000 = Rp. 100.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jumlah harta zakat adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp. 100.000.000 + Rp. 50.000.000 = Rp. 150.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat yang harus dibayarkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp. 150.000.000 x 2,5 % = Rp. 3.750.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Nishab harta karun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta karun yang ditemukan, wajib dizakati secara langsung tanpa mensyaratkan nishab dan haul, berdasarkan keumuman sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam harta temuan terdapat seperlima (1/5) zakatnya.” (HR. Muttafaqun alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Menghitung Nishab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menghitung nishab terjadi perbedaan pendapat. Yaitu pada masalah, apakah yang dilihat nishab selama setahun ataukah hanya dilihat pada awal dan akhir tahun saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi berkata, “Menurut mazhab kami (Syafi’i), mazhab Malik, Ahmad, dan jumhur, adalah disyaratkan pada harta yang wajib dikeluarkan zakatnya – dan (dalam mengeluarkan zakatnya) berpedoman pada hitungan haul, seperti: emas, perak, dan binatang ternak- keberadaan nishab pada semua haul (selama setahun). Sehingga, kalau nishab tersebut berkurang pada satu ketika dari haul, maka terputuslah hitungan haul. Dan kalau sempurna lagi setelah itu, maka dimulai perhitungannya lagi, ketika sempurna nishab tersebut.” (Dinukil dari Sayyid Sabiq dari ucapannya dalam Fiqh as-Sunnah 1/468). Inilah pendapat yang rajih (paling kuat -ed) insya Allah. Misalnya nishab tercapai pada bulan Muharram 1423 H, lalu bulan Rajab pada tahun itu ternyata hartanya berkurang dari nishabnya. Maka terhapuslah perhitungan nishabnya. Kemudian pada bulan Ramadhan (pada tahun itu juga) hartanya bertambah hingga mencapai nishab, maka dimulai lagi perhitungan pertama dari bulan Ramadhan tersebut. Demikian seterusnya sampai mencapai satu tahun sempurna, lalu dikeluarkannya zakatnya. Nah, sekarang tinggal actionnya....sudahkah anda mengeluarkan zakat anda????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-1311550503010890151?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/1311550503010890151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/nishab-zakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/1311550503010890151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/1311550503010890151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/nishab-zakat.html' title='NISHAB ZAKAT'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILa-FAX81I/AAAAAAAAADE/lGIyiwpNwvE/s72-c/Zakat+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-7423019707006534001</id><published>2010-09-05T07:31:00.003+08:00</published><updated>2010-09-16T22:04:31.841+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nisab zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penerima zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='membayar zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat nisab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kadar zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zakat fitrah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang zakat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='infaq'/><title type='text'>ZAKAT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILViXqckwI/AAAAAAAAAC8/V6DhJjpZpDA/s1600/Zakat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://2.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILViXqckwI/AAAAAAAAAC8/V6DhJjpZpDA/s200/Zakat.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi Ramadhan akan pergi meninggalkan kita, setiap akan mengakhiri Ramadhan ada kewajiban yang mesti dan harus ditegakkan oleh setiap Muslim. Kewajiban tersebut adalah syariat untuk mengeluarkan zakat kepada saudara-saudara sesama muslim yang berhak menerima zakat &lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/golongan-penerima-zakat.html" style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;(Mustahiq)&lt;/i&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; Pada postingan kali ini saya coba sedikit memberikan beberapa hal pokok dalam persoalan zakat ini : Apa dan bagaimana zakat itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengertian Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bahasa(lughat), zakat berarti : tumbuh; berkembang; kesuburan atau bertambah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hukum Islam (istilah syara'), zakat adalah nama bagi suatu pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat yang tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu (Al Mawardi dalam kitab Al Hawiy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada istilah shadaqah dan infaq, sebagian ulama fiqh, mengatakan bahwa sadaqah wajib dinamakan zakat, sedang sadaqah sunnah dinamakan infaq. Sebagian yang lain mengatakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan infaq sunnah dinamakan shadaqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pengertian diatas dapat kita terjemahkan secara luas bahwa pada dasarnya kewajiban zakat yang disyariatkan Allah SWT mempunyai implikasi pada pertumbuhan dan pertambahan harta juga sekaligus dapat menjadi pembersih harta itu sendiri juga pemiliknya. Pendapat ini sekaligus membantah pandangan sebagian orang yang beranggapan bahwa zakat yang dikeluarkan akan mengurangi nilai harta mereka. Dan sadar atau tidak, zakat yang dikeluarkan merupakan pembersih karena dalam harta yang dimiliki setiap orang terdapat hak-hak yang harus dikeluarkan untuk orang yang membutuhkan. Maka ketika pemilik harta tidak mengeluarkan zakatnya, secara sederhana bias diasumsikan bahwa  mereka telah makan harta yang bukan haknya. Makan harta yang bukan hak merupakan perbuatan haram, maka dengan mengeluarkan zakat secara otomatis telah membersihkan harta dan pemiliknya dari sifat-sifat yang mengharamkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hukum Zakat &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur'an dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Macam-macam Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Zakat Nafs (jiwa), juga disebut zakat fitrah.&lt;br /&gt;b. Zakat Maal (harta).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syarat wajib Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Muslim&lt;br /&gt;b. Aqil&lt;br /&gt;c. Baligh&lt;br /&gt;d. Memiliki harta yang mencapai &lt;b&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/nishab-zakat.html" style="color: red;"&gt;nishab.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-7423019707006534001?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/7423019707006534001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/zakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/7423019707006534001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/7423019707006534001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/zakat.html' title='ZAKAT'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TILViXqckwI/AAAAAAAAAC8/V6DhJjpZpDA/s72-c/Zakat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-3374594330452846170</id><published>2010-09-05T04:52:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T22:15:33.529+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='selamat hari raya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ucapan selamat hari raya idul fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ucapan selamat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ucapan lebaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='selamat idul fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lebaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idul fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sms ucapan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sms hari raya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIKu6FjAwUI/AAAAAAAAAC0/nXmofKkXaPc/s1600/Ucapan+Selamat+Idul+Fitri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIKu6FjAwUI/AAAAAAAAAC0/nXmofKkXaPc/s200/Ucapan+Selamat+Idul+Fitri.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Lebaran sudah dekat nich....sudah punya SMS ucapan Idul Fitri Blom??? ini aku beri sedikit ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri mudah-mudahan bisa nambah koleksi ucapan kamu semua semoga bermanfaat dan semoga hubungan silaturrahmi kita semakin erat seiring dengan hadirnya hari nan fitri di Tahun ini....!!! Cepat kirim sebanyak-banyaknya jangan sampe HP kita dah Lowbat or Signal dah mulai gangguan.....!!! Selamat mencoba .......&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Aku sadar memang bukan teman yang sempurna untuk kamu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Kesalahan dan kekhilafan. Selalu saja ada diantara kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Terutama aku yang sering ngerepotin kamu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Met puasa dan Maafkan Lahir Batin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;eLu MeMaNg SoBaT gUe YaNg TeRbAiK&lt;br /&gt;sAmPaI tErKaDaNg GaK kErAsA sEenAkNyA&lt;br /&gt;gUe NgAtAiN lUe n NgEjEkIn Lu SeMaUnYa&lt;br /&gt;MaAfiN gUe BuKaN mAksUd NgErEnDaHiN&lt;br /&gt;jUsTrU kArEnA lUe AdAlAh SePeRtI&lt;br /&gt;bAgIaN dArI dIrI gUe&lt;br /&gt;MeT pUaSa Ya!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Ayah dan Ibu sudah menukar seluruh jiwa&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;semata untuk kebahagian aku&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Dan sampai saat ini belum tentu aku bisa&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;mengganti dengan kebahagian untuk Ayah dan Ibu berdua.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat Beribadah Puasa, Ayah, Ibu&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Mohon maaf lahir dan bathin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Satu tahun tidak terasa&lt;br /&gt;Ramadhan telah kembali kengunjungi kita&lt;br /&gt;Semoga yang dilalui dan dilakukan&lt;br /&gt;Menjadikan kebaikan di bulan suci ini&lt;br /&gt;Marhaban yaa Ramadhan&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir dan Bathin&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Matahari berdzikir, angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Semua menyambut datangnya Seribu Bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Mohon Maaf Lahir dan Bathin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Semua yang kulakukan adalah untuk kebahagianmu.&lt;br /&gt;Segalanya adalah untukmu.&lt;br /&gt;Hanya saja aku bukan lelaki yang sempurna&lt;br /&gt;selalu saja ada kata dan kesalahan&lt;br /&gt;yang mungkin bisa menyakiti hatimu.&lt;br /&gt;Selamat berpuasa sayang, terimalah maafku.&lt;br /&gt;Bersama 1000 cinta, Aa.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Mungkin baru 90 hari kita berpacaran&lt;br /&gt;namun tidak lebih banyak aku bisa&lt;br /&gt;membuat kamu ceria dan bahagia.&lt;br /&gt;Beri aku lebih banyak hari, bulan, bahkan tahun,&lt;br /&gt;untuk dapat lebih membahagiakanmu.&lt;br /&gt;Bersama bulan suci ini, kita rajut kembali&lt;br /&gt;benang-benang pengertian diantara kita.&lt;br /&gt;Aa, lahir dan bathin.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Maaf kalo selama ini aku suka bikin kamu kesal.&lt;br /&gt;Jujur juga, memang aku gak gampang ngertiin kamu.&lt;br /&gt;Tapi aku 100% cinta kamu.&lt;br /&gt;Met Puasa, maafkan aku lahir dan batin ya.&lt;br /&gt;I Love U.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Ayah menyadari sepenuhnya masih banyak&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;mimpi kita yang belum bisa diwujudkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Ramadhan tahun ini semoga kembali&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;menghadirkan kebahagiaan ke rumah kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat beribadah puasa ya Bu,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;jangan bosan bangunkan tidur ayah saat sahur.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Mohon maaf lahir dan bathin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;1000 Kisses, Ayah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.&lt;br /&gt;Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.&lt;br /&gt;Hidup ini terasa indah jika ada maaf.&lt;br /&gt;Taqabalallahu Minna Waminkum…&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Silahkan kesah, kau bukan takdirku&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;dan Allah adalah kasihku.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Maafkan segala kesalahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,&lt;br /&gt;Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah &amp;amp; kasih sayang raih&lt;br /&gt;indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1431H&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim&lt;br /&gt;pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin&lt;br /&gt;.. Met Idul Fitri …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;membekas lara mhn maaf lahir batin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;SELAMAT IDUL FITRI&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Mawar berseri dipagi Hari&lt;br /&gt;Pancaran putihnya menyapa nurani&lt;br /&gt;Sms dikirim pengganti diri&lt;br /&gt;SELAMAT IDUL FITRI&lt;br /&gt;MOHON MAAF LAHIR BATHIN&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelum Ramadhan pergi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelum Idul fitri datang&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelum operator sibuk&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelum sms pending mulu&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelum pulsa habis&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,&lt;br /&gt;Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,&lt;br /&gt;Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.&lt;br /&gt;Mohon Maaf lahir Dan batin&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Semasa hidup bersimbah khilaf &amp;amp; dosa, berharap dibasuh maaf.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat Idul Fitri&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Melati semerbak harum mewangi,&lt;br /&gt;Sebagai penghias di Hari fitri,&lt;br /&gt;SMS ini hadir pengganti diri,&lt;br /&gt;Ulurkan tangan silaturahmi.&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelas bulan Kita kejar dunia,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Kita umbar napsu angkara.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebulan penuh Kita gelar puasa,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Kita bakar segala dosa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Andai jemari tak sempat berjabat.&lt;br /&gt;Jika raga tak bisa bersua.&lt;br /&gt;Bila Ada kata membekas luka.&lt;br /&gt;Semoga pintu maaf masih terbuka.&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Faith makes all things possible.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Hope makes all things work.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Love makes all things beautiful.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;May you have all of the three.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Happy Iedul Fitri.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,&lt;br /&gt;Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Bila kata merangkai dusta..&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Bila langkah membekas lara…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Bila hati penuh prasangka…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Mohon bukakan pintu maaf…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..&lt;br /&gt;Dan Syariat-Nya di alam jiwa..&lt;br /&gt;Di dunia nyata, dalam segala gerak..&lt;br /&gt;Di sepanjang nafas Dan langkah..&lt;br /&gt;Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..&lt;br /&gt;Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Waktu mengalir bagaikan air&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Ramadhan suci akan berakhir&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Tuk salah yg pernah Ada&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Tuk khilaf yg sempat terucap&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Pintu maaf selalu kuharap&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Met Idul Fitri&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.&lt;br /&gt;Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,&lt;br /&gt;Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa&lt;br /&gt;Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya&lt;br /&gt;Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS&lt;br /&gt;Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel&lt;br /&gt;Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani&lt;br /&gt;MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir Bathin.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Satukan tangan,satukan hati&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Itulah indahnya silaturahmi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Di Hari kemenangan Kita padukan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Keikhlasan untuk saling memaafkan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;Mohon Maaf Lahir Batin&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;i&gt;MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran&lt;br /&gt;Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan&lt;br /&gt;Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh&lt;br /&gt;Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap&lt;br /&gt;Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek&lt;br /&gt;Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-3374594330452846170?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/3374594330452846170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/ucapan-selamat-hari-raya-idul-fitri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/3374594330452846170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/3374594330452846170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/ucapan-selamat-hari-raya-idul-fitri.html' title='Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIKu6FjAwUI/AAAAAAAAAC0/nXmofKkXaPc/s72-c/Ucapan+Selamat+Idul+Fitri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-7215977087938626092</id><published>2010-09-04T08:10:00.004+08:00</published><updated>2010-09-16T22:19:46.756+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karya cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen indonesia'/><title type='text'>Bingkisan Untuk Adik</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;span id="goog_1328833118"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1328833119"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;oleh &lt;a href="http://irmaoctarinasabubu.blogspot.com/" style="background-color: yellow; color: red;"&gt;Irma Octarina Sabubu&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIGNwmlm7pI/AAAAAAAAACM/0HAC1LTWEV4/s1600/Gadis+Muslimah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIGNwmlm7pI/AAAAAAAAACM/0HAC1LTWEV4/s320/Gadis+Muslimah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada  sore yang cerah di sebuah rumah kardus berukuran 4 x 4 m, di antara  kumpulan rumah kumuh, "ibu,,,Aisyah ingiiiinnn sekali lebaran kali ini  punya baju baru,,," Aisyah menyahut sambil membersihkan lantai yang  tadinya kotor dengan sampah-sampah hasil memulung. Ibu duduk  menyandarkan punggungnya di dinding rumah yang hampir roboh itu, sambil  tersenyum "insyaAllah Aisyah, doakan ibu dapet rezeki lebih banyak lagi  biar bisa belikan kau dan abangmu baju baru di hari lebaran nanti". Mata  bening Aisyah berbinar, dengan semangatnya dia mendekati ibunya "Aisyah  pijitin ya Bu,,,biar Ibu nggak pegal-pegal lagi", Ibu hanya tersenyum.  Tak lama, Fatih pun datang membawa tiga bungkus nasi "untuk berbuka  bu..." sahut Fatih, "Abang...insyaAllah kita akan dibelikan baju baru  oleh ibu, kita nggak akan pakai baju lama lagi nanti. Aufa, tetangga  kita udah punya lho bang,," sela anak gadis berumur tujuh tahun itu  dengan semangatnya. Fatih hanya tersenyum, "amiin de".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga  hari sudah ibu jatuh sakit, batuk yang sedari dulu dialaminya kini  semakin membuat ibu kesulitan beraktifitas, dengan sedih Aisyah menemani  sang ibu yang terkulai lemah di tempat tidurnya. "Maafkan ibu Aisyah,  sudah merepotkanmu, daann....." kata ibu terpotong, Aisyah mendehem  "Ibu, tak apa...jangan terlalu dipikirkan, baju Aisyah masih bagus kok,  masih layak pakai, yang terpenting sekarang adalah ibu sembuh" air mata  tak terasa menetes di pipi Aisyah. Tak lama, Aisyah memandang abangnya,  yang mungkin kalau sekolah sudah kelas dua smp. "Abang...besok Aisyah  ingin pergi memulung,," Fatih yang sedari tadi duduk di dekat pintu  memandang adiknya "Aisyah di sini saja, temani ibu, Abang bisa kok nyari  sendiri, insyaAllah akan tetap ada baju baru buatmu Aisyah". Aisyah  hanya terdiam "Aisyah tak berharap lebih, kesembuhan ibu lebih penting"  ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari di rumah kumuh,  Fatih menghitung penghasilan yang didapatkannya hari ini, "lumayan  juga, kalau ditambah dengan hasil tabunganku pasti sudah mencukupi untuk  baju baru dan obat ibu" ucapnya dalam hati. Sebuah celengan dari bambu  yang dibuatnya dulu, dibelah, koin-koin dan beberapa uang kertas  tersimpan di dalamnya. Dipandanginya Aisyah dan ibunya yang sedang  tertidur pulas, lalu Fatih tersenyum. Tak lama, fatih pun pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatih  mengitari pasar sore, pandangannya tak lepas dari pakaian anak gadis  yang seumuran adiknya Aisyah, mencoba mencocokkan harga dengan uang yang  ada di kantongnya "baju sekarang sudah pada mahal-mahal" gerutunya,  terbayang wajah Aisyah yang tersenyum bahagia mendapatkan baju baru dari  Fatih. Hari sudah sore, dengan tergesa-gesa Fatih meninggalkan sebuah  toko buku "Al-Fikri" menuju apotik membeli obat untuk ibunya, kemudian  singgah sebentar di warung lesehan membeli makanan untuk berbuka nanti.  "kali ini, nggak apa-apa deh makan enak" ucapnya dalam hati. Fatih pun  berlalu dengan senyum, terbayang wajah Aisyah yang pasti bahagia dengan  bingkisan darinya, terbayang wajah ibunya yang sering sakit-sakitan.  Dalam perjalanan pulang, Fatih selalu berucap dalam hati "untukmu ibu,  semoga kau sehat, untukmu Aisyah, semoga Mushaf baru ini membuatmu jadi  anak yang sholehah, maaf tak membelikanmu baju baru, Mushaf lebih  penting untukmu adikku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah  setia menanti di dekat pintu, dia bahagia sekali sore ini karena  abangnya akan kembali dengan sebuah baju baru, tersenyum membayangkan  tubuhnya yang akan terbalut busana muslim pemberian kakaknya. Waktu  terus berlalu, "Ibuuuu...sudah mau Maghrib, abang belum pulang juga"  nampak wajah cemas Aisyah, wajah yang tadinya ceria menunggu kedatangan  abangnya pulang kini berubah menjadi cemas. "banyak yang harus dicari  abang, Aisyah, jadi bersabarlah" Ibu menenangkan Aisyah, menyembunyikan  kecemasan yang juga mulai bergelayut di hatinya. "tak biasanya Fatih  begini, ya Allah lindungi putraku" doa ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana  masih subuh, namun penjaja koran sudah siap dengan aksinya di jalanan  yang sudah mulai ramai, "koran..koran..banyak berita menarik, ayo-ayo  dibeli...". Di koran itu, di salah satu beritanya tertulis &lt;b&gt;Seorang Remaja tewas tertabrak mobil. &lt;/b&gt;Dalam gambarnya, di sekitar remaja tewas, obat-obatan, makanan dan sebuah mushaf berserakan di jalan raya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suwawa, 04092010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: yellow;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://irmaoctarinasabubu.blogspot.com/"&gt;Irosa&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-7215977087938626092?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/7215977087938626092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/bingkisan-untuk-adik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/7215977087938626092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/7215977087938626092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/bingkisan-untuk-adik.html' title='Bingkisan Untuk Adik'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIGNwmlm7pI/AAAAAAAAACM/0HAC1LTWEV4/s72-c/Gadis+Muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-7821948767349245846</id><published>2010-09-03T08:38:00.003+08:00</published><updated>2010-09-16T22:26:27.527+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fitrah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kejadian alam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penciptaan alam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel alam'/><title type='text'>Seruan Bumi Bag. 1</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIBIvsAzxII/AAAAAAAAACA/AMPjW6DJxiE/s1600/Bola+Dunia+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIBIvsAzxII/AAAAAAAAACA/AMPjW6DJxiE/s200/Bola+Dunia+1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dalam kehidupan seorang muslim yang Islami, ketika kita hidup diatas dunia ini setidaknya bisa mengambil hikmah kehidupan yang Islami. Diaat kaki kita menjejak bumi seharusnya kita sadar bahwa tempat kita berpijak hanyalah semata milik Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang perlu kita ketahui bahwa Bumi yang kita pijak ini senantiasa berseru kepada putra-putri Adam dengan 10 seruan. Pada bagian ini saya coba menuliskan Seruan Bumi bagian 1 yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Yabna aadama tas'aa 'alaa zhahrii wa mashiiruka fii bathnii &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Wahai Anak Adam, Engkau berjalan diatas punggungku, sedangkan tempat kembalimu di dalam perutku &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa dan &lt;b&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/mata-yang-tidak-menangis-di-hari-kiamat.html" style="background-color: yellow; color: red;"&gt;menangis&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; di dunia ini. Kelak kita akan tertawa dan menangis di tanah pekuburan. Hanya ketika kita di dunia, senang dan sedih ada batasnya. Maka ketika kematian datang, tertawa dan menangisnya kita akan abadi sifatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku! lebih naik bersusah-susah di dunia daripada bersenang-senang kelewat batas di dunia, tapi beroleh kepayahan dan derita setelah kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku! Kalau kita tahu bahwa kematian itu begitu dekat, tentu kita akan menjadi orang yang paling sibuk mengumpulkan amal. Tidak engkau, tidak pula diriku. Tapi sayang, mata kita tertutup kilauan dunia dan tertipukesibukan dunia. Kita sibuk dengan dunia untuk dunia. Mestinya kita sibuk dengan dunia, untuk dunia dan akhirat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku! kalau kita tahu kita akan hidup di balik perut bumi, tentu kita akan menjadi orang paling dermawan di muka bumi ini, sesuai dengan kapasitas rezeki yang kita miliki. Sebab, tiada satu pun manusia yang menjadi penghuni kubur dengan membawa serta hartanya. Tidak ada! Penyesalanlah yang ada bila ternya kita menjadi penghuni kubur dengan sedikit amal. Sedikitnya amal, tentu tidak sebanding dengan banyaknya dosa. Lalu siapa yang memebela kita? Tidak ada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bumi berseru kepada Manusia, mengingatkan, bahwa tempat kembalinya manusia adalah di perut bumi. Selanjutnya bagaimana seruan bumi yang kedua???&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sumber tulisan : Buku &lt;a href="http://www.wisatahati.com/" style="background-color: yellow; color: yellow;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya oleh Ust. Yusuf Mansur&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-7821948767349245846?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/7821948767349245846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/seruan-bumi-bag-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/7821948767349245846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/7821948767349245846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/09/seruan-bumi-bag-1.html' title='Seruan Bumi Bag. 1'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TIBIvsAzxII/AAAAAAAAACA/AMPjW6DJxiE/s72-c/Bola+Dunia+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-1047935130456115521</id><published>2010-08-28T17:36:00.005+08:00</published><updated>2010-09-16T22:34:35.379+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shadaqah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shodaqoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ajaib'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasulullah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sedekah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah nabi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah islami'/><title type='text'>9 Telor Dan 90 Dinar</title><content type='html'>Dikisahkan dalam buku Rahasia Keajaiban Shodaqoh yang ditulis oleh Ust. Fatihuddin Abul Yasin, diceritakan bahwa ada seorang Ulama yang mumpuni dibidang ilmu lahir dan batin. Tidak diragukan lagi keimanan dan ketakwaannya menjalani susunan hidup yang melingkari setiap manusia. Hidup yang sangat sederhana itu dijalani bersama isteri dan anak-anaknya dengan keyakinan yang tinggi kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari ada seorang pengemis bertamu kepadanya, meminta shodaqoh ala kadarnya untuk menyambung hidup. Sang ulama bertanya kepada isterinya, “Adakah sesuatu yang bisa diberikan kepada pengemis ini ?”&lt;br /&gt;Istrinya menjawab, “kita tidak memiliki apa-apa kecuali 10 butir telur.” Berikan semua telur itu kepada pengemis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian istrinya memberikan semua telur itu, kecuali menyisahkan satu buah buat makan anak-anaknyananti. Jadi hanya 9 telor yang diberikan kepada pengemis. Dia ingat juga jika bershodaqoh harus menyisahkan buat keluarga di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemis itupun pergi dari rumahnya. Dan tidak lama kemudian ada orang mengetuk pintu rumahnya. Tamu itu membawa uang yang dishodaqohkan kepada ulama sebanyak 90 dinar.&lt;br /&gt;Alhmdulillah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal sang tamu, ulama itu bertanya kepada istrinya berapa telor yang dishodaqohkan kepada pengemis tadi! Istrinya menjawab, “Saya hanya memberi 9 telor. Yang satu telor kita sisakan buat anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama atau suaminya berkomentar, “Uang ini jumlahnya 90 Dinar, artinya satu kebaikan (berupa telor) dilipatgandakan menjadi 10 kebajikan”. Jika tadi di shodaqohkan semua, mungkin dapat uang 100 dinar. Jika 100 telor yang dishodaqohkan, juga dilipatgandakan menjadi 100 dinar.&lt;br /&gt;Dari kisah diatas semakin terang dan jelaslah firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang terjemahannya sebagai berikut :&lt;br /&gt;“Siapakah yang mau memberikan pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah Dzat yang menyempitkan atau meluaskan (rizki), dan hanya kepada-Nyalah kami dikembalikan (QS. Al-Baqarah : 245)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Allah telah menerangkan demikian, masihkah kita ragu akan kebenaran ini??? Lipat ganda material adalah uang muka di dunia, dan kelak di akhirat teap memperolah balasan pahala yang banyak sekali. Demikianlah Allah meletakkan berbagai keajaiban shodaqoh bagi orang-orang yang dermawan.&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-1047935130456115521?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/1047935130456115521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/9-telor-dan-90-dinar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/1047935130456115521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/1047935130456115521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/9-telor-dan-90-dinar.html' title='9 Telor Dan 90 Dinar'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-4231217536064591871</id><published>2010-08-28T17:32:00.005+08:00</published><updated>2010-09-16T22:39:58.353+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><title type='text'>ESENSI PUASA</title><content type='html'>Dari sekian banyak syari'at Islam yang diwajibkan kepada umat Muslim, Puasa merupakan ibadah yang memiliki keajaiban yang sangat luar biasa. Kajian puasa dari visi metafisika menembus dimensi terawang keilmuan. Tak ubahnya, ada bias energi yang mampu menguak tabir hijab antara kedirian manusia dengan kehebatan kosmos dalam keluasan jagat raya, menuju titik sumbu yang transenden tanpa batas, tiada tepi.&lt;br /&gt;Manusia boleh jadi merekayasa dengan segala kiat dan upayanya menapak Ramadhan sebagai pusat latihan spiritual ijtihad untuk mencermati hakikat hidup.&lt;br /&gt;Nalar pikir berinteraksi ke alam Ilahiyat, merupakan transfigurasi bagi dirinya, seolah nurani mengembara ke alam metafisis immaterial.&lt;br /&gt;Pada galibnya puasa sebagai penapis dan penyaring, yang selanjutnya menentukan kadar ketakwaan seseorang. Ia membentuk watak yang kukuh tegar dalam segala keadaan dan waktu, tak mudah terpedaya oleh terpaan dan godaan, lantaran menghujam di relung hati iman yang mapan bahkan yang hebat lagi, membersihkan ruhani dan nalar piker dari segala muskil kesulitan, serta merta mampu mengentas derajat kemanusiaan.&lt;br /&gt;Manusia hidup bergantung dari udara, makanan, tanah dan alam jagat raya sekitarnya. Faktor tersebut memberikan pengaruh kuat bagi hidup dan kehidupannya menuju objek yang material. Ini bias diraup dengan ilmu pengetahuan. Sedang ilmu itu sendiri tak bakal dimiliki tanpa melalui kecerdasan otak dan kecakapan nalar pikir. Fungsi otak sebagai pusat syaraf, merupakan jaringan butir sel yang sangat halus, rumit dan asketis. Setiap kemajuan yang diperoleh adalah melalui penalaran akal sehat serta penelaahan pikiran yang kritis. Karenanya, bagi para pemimpin sekecil apapun sebagai khalifah di bumi, perlu mencermati dan meneliti gerak gerik daya otaknya, agar setiap langkah dan tindakannya dituntut pikiran yang sehat dan jernih.&lt;br /&gt;Lantaran otak menjadi pusat urat syaraf Graoto Hersen. Urat syaraf tersusun dari kumpulan “sel-sel” yang berbilliun jumlahnya. Fungsi syaraf menjadi perantara yang menerima kesan-kesan perangsang yang dating dari luar tubuh, langsung disampaikan kepada otak. Ilmu Psikologi dan Anatomi menyebutkan bahwa otak besar itulah yang mengatur dan mengendalikan langkah serta perbuatan manusia. Sebab setiap sesuatu yang terjadi diluar tubuh, mustahil dapat diketahui dan disadari sebelum peristiwa itu disampaikan oleh urat syaraf kepada otak besar. Banyak pakar mengemukakan, puasa dapat mengobati berbagai penyakit seperti diabetes, maag, gangguan usus, gangguan pencernaan, sakit jantung, kegemukan, paru-paru, lemah badan atau tekanan darah tinggi. Tapi banyak pula orang beranggapan bahwa puasa penyebab menurunnya prestasi kerja berkurangnya konsentrasi dan melemahnya tenaga.&lt;br /&gt;Padahal kita meyakini, justru berpuasa salah satu cara menuju sehat WHO Expert Committee mengartikan sehat terdapat keseimbangan yang optimal, baik fisik, psikis maupun social. Jadi tidak hanya sekedar bebas dari penyakit lahiriyah, kelemahan dan cacat. Tetapi sehat adalah keseimbangan dan keserasian jasmani dan rohani, duniawi dan ukhrowi antara fisik dan psikis. Keseimbangan merupakan prinsip dasar Islam. Agama Islam adalah agama yang sederhana, mudah, kompleks dan universal. Ia memberikan tuntunan kepada ummatnya untuk hidup sederhana tapi bersahaja.&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an termaktub prinsip ini dalam ayat :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Makan dan minumlah, tapi jangan melampaui batas, karena Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Jika manusia kelewat tebal jasadnya, maka kekuatan ruhaninya akan melemah atau sifat kehewanannya mengalahkan sifat ruhaniahnya.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Makanlah ketika lapar dan berhentilah sebelum kenyang”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kejarlah Duniamu, seolah kau hidup terus dan kejarlah akhiratmu seolah-olah kau akan mati esok hari.&lt;br /&gt;Jadi prinsip keseimbangan ini, dapat dilakukan dengan latihan, kebiasaan sehari-hari. Kiranya, puasa di bulan Ramadhan adalah tepat untuk pemusatan latihan agar jiwa mempunyai disiplin yang kuat, mental terbina mapan dan ruhani yang murni.&lt;br /&gt;Sewaktu perut kenyang, banyak darah tersalur untuk melakukan proses pencernaan dan selagi puasa, ketika perut kosong, volume darah ke bagian pencernaan dapat dikurangi dan dapat dipakai untuk keperluan lain, terutama melayani otak.&lt;br /&gt;Zat makanan yang telah tersaring bersih (dari usus panjang) lalu oleh jantung disalurbebaskan ke seluruh tubuh dan disaat itulah sel-sel menerima makanan.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya, meski manusia memerlukan makanan harus disesuaikan dengan kemampuan tubuhnya, gizi yang memadai, sehingga kerja sel tersebut berjalan lancer, demikian jua kemampuan otak selaras.&lt;br /&gt;Namun, apabila perut manusia selalu dipenuhi makanan berlebih, maka sel-sel tadi akan kebanjiran zat makan, berakibat urat syaraf menjadi lembab, kerja otak terhambat dan mundur. Sebaliknya, kalau  kita memberikan waktu sesaat bagi perut dan lambung untuk membersihkan bermacam-macam kotoran yang setahun penuh bermukim didalamnya, maka kerja otak kita bertambah giat dan cepat sehingga menimbulkan daya yang sanggup memecahkan berbagai persoalan tanpa rasa letih.&lt;br /&gt;Cara berpikir yang energik ini menghasilkan buah berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Dengan berpuasa, kita dapat mengurangi atau bahkan dapat menghilangkan kemungkinan masuknya kuman-kuman ke dalam lambung. Para ahli di bidang kedokteran mngakui bahwa perut sumber asal timbulnya penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perut adalah sumber penyakit dan pemeliharaannya merupakan obat yang paling utama.”&lt;br /&gt;Orang yang terlalu kenyang, mudah diserang rasa kantuk, malas dan letih. Kemampuan pikir menjadi kurang. Karena itu Rasululullah memberikan peringatan kepada umatnya. “Ilmu dan akal tidak mungkin ada bersama lambung yang penuh dengan makanan.” Otak adalah titik sentral di dalam organ tubuh manusia untuk berfikir, belajar dan bekerja. Ini berarti bahwa selama lambung kosong, sewaktu berhenti sejenak dari kerja keras selama setahun, cara berpikir kita lebih cemerlang.&lt;br /&gt;Jadikan puasa kita yang lengkap, fisik, psikis, dan kejiwaan. Melatih ketenangan bathin, menumbuhkan akal pikiran yang sehat, mengendurkan ketegangan, stress, mensirnakan iri, dengki, hasut dan cela lainnya. Kalau demikian adanya esensi puasa itu sendiri, dapatkah kita &lt;b&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/hikmah-puasa.html"&gt;mengendalikan diri untuk tidak mengikuti langkah syaithan?&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sumber Artikel : Buku Esensi Puasa “Kajian Metafisika” oleh KH. BAHAUDIN MUDHARY&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-4231217536064591871?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/4231217536064591871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/esensi-puasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4231217536064591871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4231217536064591871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/esensi-puasa.html' title='ESENSI PUASA'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-8755286104681680904</id><published>2010-08-24T11:07:00.006+08:00</published><updated>2010-09-16T22:45:35.314+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhir zaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zaman modern'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hari aneh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akhir jaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanda tanda kiamat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kejadian aneh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kiamat'/><title type='text'>ZAMAN YANG ANEH</title><content type='html'>&lt;i&gt;Oleh : Herwanto Ahama&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat belas abad yang silam, Rasulullah pernah memprediksi bahwa pada akhir zaman nanti akan datang suatu masa yang menimpa umat Islam, dimana Islam tinggal namanya, Al-qur’an tinggal tulisannya dan Masjid-Masjid banyak dibangun tapi kosong dari Jama’ahnya.&lt;br /&gt;Sobat…!!! Kalau prediksi Rasulullah tersebut benar adanya, kapankah masa itu sebenarnya??? Atau jangan-jangan masa itu adalah adalah zaman yang sedang kita jalani sekarang??? Mari kita lihat lebih komprehensif dan bandingkan dengan keadaan kita di zaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman ini memang benar-benar zaman yang aneh….banyak kejadian-kejadian aneh terjadi di sekeliling kita. Yang secara sadar atau tidak, kejadian-kejadian itu setidaknya bisa mengantarkan kita pada pemahaman bahwa ada satu kekuasaan tertinggi di luar alam fisik kita. Bagaimana kemudian ada air tawar dan air asin yang mengalir beriringan atau bagaimana dengan berbagai musibah yang melanda negeri ini. Kita lihat Tsunami yang memporak-porandakan Aceh tapi dari puing-puing bangunan masih ada masjid yang berdiri kokoh. Atau bagaimana kita menyikapi berbagai penemuan lain yang mengejutkan. Adanya hujan ikan, hujan “darah” atau tsunami matahari dan hujan meteor. Yang lebih aneh lagi….ada perempuan yang berlagak seperti laki-laki dan laki-laki yang bersolek seperti perempuan. Apakah memang saat inilah yang telah dipredikisi oleh Rasulullah????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal aneh terbesar yakni kondisi umat Islam saat ini. Mari kita liha... Didalam Al-Qur’an Allah telah jelas memberikan berbagai ancaman atas larangan yang di langgar. Tapi masih banyak umat ini yang melanggar aturan itu dan tak sedikitpun merasa takut atas ancaman Allah. Barulah setelah Allah memberikan cobaan berupa musibah yang datang silih berganti, berbondong-bondong mereka kembali ke Jalan Allah. Tapi, apakah mereka bisa bertahan dengan iman mereka??? Ternyata setelah Allah memberikan kenikmatan dan menahan setiap bencana, kembali mereka lupa akan larangan Allah SWT. Apakah ini yang dimaksud Rasulullah bahwa Islam tinggal namanya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau juga Allah telah menjanjikan di dalam Al-Qur’an berbagai kenikmatan dan kebahagiaan apabila kita menegakkan syari’at dan syi’ar-syi’ar Allah. Dalam sebuah firman-Nya Allah menyebutkan : “Barangsiapa yang berbuat satu kebaikan maka niscaya Allah akan membalasnya dengan sepuluh kebaikan.” Secara gamblang Allah membeberkan kenikmatan dan ganjaran pahalanya. Tapi, masih banyak  juga umat Islam yang tidak mau melaksankannya. Justru banyak yang berusaha mengambil jalan pintas. Allah telah dengan terang menjelaskan bahwa segala sesuatu datangnya dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Tetapi, banyak orang ketika ditimpa kesulitan yang berusaha mencari jalan keluarnya kepada makhluq dan tidak mengembalikannya kepada Allah SWT. Ini adalah sebuah keanehan yang sangat besar, dilarang untuk meninggalkan larangan tapi masih banyak yang melanggar. Diajak untuk meraih nikmat Allah yang telah dijanjikan-Nya tapi banyak juga yang tidak mau??? Jadi, maunya apa…Bos??? Aneh!!!! Apakah ini tanda yang disebutkan Rasulullah bahwa Al-Qur’an tinggal Tulisannya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau benar begitu adanya…berarti saat ini kita benar-benar telah berada pada zaman yang diprediksi Rasulullah SAW tadi. Apa yang akan kita perbuat selanjutnya????&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-8755286104681680904?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/8755286104681680904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/zaman-yang-aneh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/8755286104681680904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/8755286104681680904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/zaman-yang-aneh.html' title='ZAMAN YANG ANEH'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-8185895664091674774</id><published>2010-08-24T11:00:00.004+08:00</published><updated>2010-09-16T22:50:55.634+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengenalan diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manajemen waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menghitung umur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nilai waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menghitung waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jati diri'/><title type='text'>MENGHITUNG WAKTU</title><content type='html'>&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/"&gt;Oleh : Herwanto  Ahama&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Masa! Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang yang ingat mengingatkan dalam kebaikan dan ingat mengingatkan dalam kebenaran.” (Q.S. Al-Ashr : 1-3)&lt;br /&gt;Demikianlah Allah menjelaskan tentang manusia-manusia yang merugi hanya karena tidak mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Begitu banyak setiap detik yang terlewatkan hanya dipergunakan untuk melakukan pekerjaan tidak bermanfaat. Atau bahkan menggunakan waktu hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi tanpa menghiraukan keprluan ukhrawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Hukama pernah mengungkapkan kata-kata bijak, “Tidak akan terbit fajar suatu hari di ufuk timur melainkan ia selalu berseru : Hai Putra-Putri Adam! Aku adalah waktu, aku ciptaan baru yang akan menjadi saksi setiap perbuatanmu, maka gunakanlah aku karena aku tidak akan kembali sampai hari kiamat. Dan ini berlangsung terus tiap matahari menampakkan wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian adanya sobat! Maka semakin jelaslah bahwa semua yang kita kerjakan, apakah itu kebaikan maupun kejahatan semua telah terekam dalam kaset waktu di alam ‘azali. Jadi tidak ada lagi yang bisa kita sembunyikan dari pengamatan sang waktu. Rekaman inilah yang kelak akan dipertontonkan ketika masa perhitungan di Yaumil Mahsyar di langsungkan. Tidak ada seorang anak manusiapun yang bisa mungkir dari film kehidupan yang di rekam oleh waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat…..!!! Mata kita boleh saja mengatakan tidak pernah melihat hal-hal yang di haramkan tapi waktu jualah yang akan berbicara bahwa pada usia yang kesekian kita pernah melihat keburukan. Mulut kita bisa saja mungkir atas semua kebohongannya selama hidup di dunia tapi lagi-lagi waktu yang akan mengatakan bahwa pada detik kesekian mulut ini pernah digunakan untuk berbohong, menipu, membicarakan aib orang lain, mengejek saudara-saudara kita yang lemah atau mengungkapkan janji-janji palsu. Hak bagi telinga untuk mengatakan tidak pernah mendengar kejelekan, tapi kewajiban waktu yang kembali berbicara bahwa telinga yang senantiasa mendampingi kita setiap saat pada jam sekian pernah digunakan untuk menguping pembicaraan yang penuh konspirasi kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah adanya, behind the scene dari sinetron kehidupan kita akan ditayangkan di hadapan Allah yang kita sendiri yang akan menjadi terdakwanya. Saat itu kita hanya jadi aktor yang tak berdaya di tangan Sang Sutradara.&lt;br /&gt;"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu." (Q.S. Al-Isra :14)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara….!!! Waktu adalah hitungan. 1 menit = 60 Detik, 1 jam = 60 menit, 1 hari = 24 jam, 1 minggu = 7 hari, 1 bulan = 4 minggu dan 1 tahun = 12 bulan = 365 hari. Kalau waktu adalah hitungan, mengapa kita tidak mampu membuat perhitungan untuk setiap amal perbuatan yang kita kerjakan dalam menghabiskan setiap detik waktu yang terlewat. Sebagai sebuah perenungan, jika kita mau menghitung setiap amal buruk yang kita kerjakan….sungguh benar-benar kita telah berada dalam lingkaran setan yang menjerumuskan kita dalam kekufuran.&lt;br /&gt;Mari kita hitung, kalau usia produktif yang Allah berikan untuk kita beribadah sebanyak 20 tahun namun selama 20 tahun itu kita tidak pernah mengerjakan shalat 5 waktu. Bagaimana perhitungan ????&lt;br /&gt;Diketahui :&lt;br /&gt;1 hari = 5 waktu &lt;br /&gt;1 bulan = 30 hari&lt;br /&gt;1 tahun = 12 bulan&lt;br /&gt;20 tahun = 240 bulan&lt;br /&gt;Ditanya : Berapa koleksi dosa yang kita kerjakan???&lt;br /&gt;Penyelesaian : &lt;br /&gt;1 hari = 5 waktu (-5)*&lt;br /&gt;1 bulan = 30 x 5 = 150 waktu (-150)&lt;br /&gt;1 tahun = 12 x 150 = 1800 waktu (-1800)&lt;br /&gt;20 tahun = 20 x 150 = 36000 waktu (-36000)&lt;br /&gt;Jawabannya : Dalam kurun waktu 20 tahun jumlah dosa yang kita koleksi sebanyak 36000 dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kemudian muncul, masih pantaskah kita menghadap kepada Allah dengan dosa sebanyak itu? Mungkin itu baru sebagian kecil dari dosa yang kita lakukan selama ini bagaimana dengan dosa-dosa yang lain??? Berapa dosa tangan, berapa dosa mata, berapa kali lidah ini dipakai untuk menyakiti dan membicarakan aib orang lain, berapa kali kaki ini melangkah ke jalan yang di murkai Allah….???? Seandainya kita mencoba membuat perhitungan seperti perhitungan diatas, masih pantaskah kita hidup di dunia ini dengan fasilitas yang melimpah dari Allah SWT? Kapan dan dimana kita akan berterima kasih kepada Allah ?&lt;br /&gt;Kalau 1 waktu yang kita tinggalkan Allah SWT balas dengan setitik bara api neraka yang diletakkan di telapak kaki yang kemudian mendidihkan otak kita, bagaimana keadaan kita jika kita telah berbalur dengan 36000 dosa. Na’udzu billahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sungguh Allah maha Pemurah…Allah Sang Maha Penyayang….Allah Sang Maha Pengampun…Berapa banyak manusia di dunia ini yang mengotori hidupnya dengan koleksi dosa, tapi Allah masih memberikan pepohonan untuk berteduh, hamparan bumi untuk berpijak, limpahan air yang bias kita minum dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas Allah yang tidak terhingga banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan….siapapun yang dalam hidupnya senantiasa berada dalam kubangan dosa, pintu taubat Allah masih senantiasa terbuka lebar bagi mereka yang ingin bertobat. Besarnya dosa yang dilakukan manusia sama sekali tidak akan mampu menghalangi pengampunan Allah SWT.&lt;br /&gt;Maka, bukanlah hal yang memalukan jika kita semua senantiasa melakukan perobatan di hadapan Allah SWT, mulai sekarang dan saat ini. Jangan ditunda lagi karena mungkin hari ini dan detik ini Allah merindukan kita untuk kembali berucap Astaghfirullahalazhim…….!!!&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-8185895664091674774?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/8185895664091674774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/menghitung-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/8185895664091674774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/8185895664091674774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/menghitung-waktu.html' title='MENGHITUNG WAKTU'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-4160243408789458131</id><published>2010-08-21T08:26:00.005+08:00</published><updated>2010-09-16T23:00:59.373+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shadaqah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shodaqoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ajaib'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasulullah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sedekah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah nabi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah islami'/><title type='text'>KISAH DUA PETANI</title><content type='html'>Simaklah hadits 567 bab 60 dalam kitab Riyadhus ShalihinI! Di sana Nabi Saw berkisah, ada seorang petani di Madinah… ia berdiri di antara kebun kurmanya yang kering kekurangan air. Pohon tidaklah subur, sementara buah-buahan tidak muncul dengan baik. Ia khawatir, bila kekurangan air maka kebun tidak akan memberi hasil maksimal untuk kebutuhan hidup ia dan keluarga. Ia menengadah ke arah langit. Kedua tangannya, ia angkat setinggi mungkin seraya menghapal lafal-lafal doa kepada Allah agar kebunnya diberi air hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama sejak itu, Allah mengirimkan awan untuk berkumpul. Beriringan sedikit demi sedikit, awan berkumpul dengan cukup lebat di atas kebunnya. Sang petani tersenyum kegirangan. Dalam hatinya, ia berucap… "Allah mengabulkan doa &amp;amp; permintaanku tadi!" Namun sebaliknya yang terjadi. Terdengar olehnya sebuah suara yang berasal dari langit dan berbunyi, "Wahai awan, pergilah ke tanah si Fulan…!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berjalanlah awan ke arah lain, ke tempat yang tidak diketahui oleh si petani yang baru saja berdoa. Kekesalan membuncah dalam batin sang petani. "Mengapa hujan tidak jadi turun di tanahku?" gumamnya. Ia pun penasaran. Ia berlari dan terus berlari. Mengikuti kemana awan akan berhenti dan menurunkan air yang dikandungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di suatu tempat yang subur… daunnya rimbun… dan memiliki air yang banyak. Awan pun berhenti dan mencurahkan segala air yang berada di dalam perutnya. Si petani menatap keheranan…, tatkala dilihatnya ada seorang pria bersahaja yang sedang berdoa syukur kepada Tuhan karena telah memberi rahmat pada tanahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, si petani memanggil nama si pemilik tanah. Sang pemilik tanah merasa heran lalu bertanya, "Saudara, dari mana Anda tahu namaku?" "Itulah saudaraku, aku sendiri ingin bertanya sebaliknya, amalan apa yang membuat usahamu begitu berkah hingga namamu ku dengar dari suara langit yang memerintahkan awan untuk menurunkan hujan di sini…, di tanahmu!" Subhanallah! Bukankah ini sebuah prestasi hebat, hingga membuat nama seseorang disebut di langit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemilik tanah mencoba menjawab pertanyaan petani, "Saudara, belum ada orang yang aku beritahukan tentang amalan yang aku kerjakan sehingga membuahkan hasil sedemikian. Namun karena engkau telah tahu sebagian rahasia ini… dan juga karena engkau telah menanyakannya, maka tak layak bagiku untuk merahasiakannya lagi." "Ceritakanlah padaku, wahai Saudara!" gegas si Petani sebab penasaran.&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;"Rahasianya mungkin adalah…. Setiap kali kebun dan tanah ini memberi hasil, hanya sepertiga darinya yang aku makan. Sepertiganya lagi aku kembalikan kepada tanah ini sebagai tambahan modal. Lalu sepertiganya lagi, aku berikan kepada Allah Swt sebagai infakku di jalannya. Itulah amalan rutin yang aku kerjakan sehingga membawaku pada hasil yang sedemikian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah….! Pemilik tanah tersebut memberikan sepertiga dari penghasilannya untuk Allah Swt. Tak pelak, Allah Swt pun memuliakannya. Saudaraku…, bila dalam merintis usaha, perniagaan, perdagangan atau apapun yang kita lakukan… bila kita sering mengalami kerugian, kebangkrutan, kredit macet dan lain sebagainya yang dapat membuat usaha kita mengalami kemunduran. Maka…, cobalah resep di atas! Insya Allah, Anda akan merasakan apa yang mereka rasakan, yaitu Perniagaan yang Tiada Merugi Disebabkan Infak di Jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selamat Mencoba!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-4160243408789458131?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/4160243408789458131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/kisah-duaa-peatani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4160243408789458131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4160243408789458131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/kisah-duaa-peatani.html' title='KISAH DUA PETANI'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-3633846962858211362</id><published>2010-08-19T13:34:00.004+08:00</published><updated>2010-09-16T23:01:45.708+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shadaqah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shodaqoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ajaib'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasulullah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sedekah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah nabi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah islami'/><title type='text'>Miracle 2 (Kisah Pengusaha Sukses)</title><content type='html'>Kisah seorang pengusaha berkah dari Provinsi Jawa Tengah. Banyak usaha yang ia tangani. Mulai dari percetakan, penerbitan, institusi pendidikan, pelayanan haji &amp;amp; umrah, yayasan-yayasan sosial, dan banyak lagi. Bagi saya, jumlah usaha &amp;amp; kegiatan yang beliau tangani sulit dihitung dengan jari. Terakhir saya dengar, beliau tengah membangun sebuah hotel syariah di bilangan kota yang cukup strategis dengan biaya miliaran rupiah. Hal yang lebih membuat kagum adalah…, semua usaha yang beliau bangun berjalan dengan lancar dan memberi hasil yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah…, dengan keterbatasan waktu yang dimiliki, beliau amat terampil untuk mengelola semua usahanya. Saya penasaran untuk mengetahui rahasia kesuksesan di balik itu semua. Sampai pada akhirnya, salah seorang staffnya bercerita kepada saya bahwa beliau selalu menginfak-an hampir 30% dari penghasilannya di jalan Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt; Kala krisis moneter, perusahaan percetakan miliknya hampir bangkrut sama seperti usaha yang lain. Sebuah kebijakan yang ia tempuh terdengar aneh saat itu. Para karyawannya yang berjumlah ratusan, tidak ia rumahkan. Bahkan beliau tambahkan gaji mereka. Sehingga membuat karyawan tersebut senang, tidak resah dengan harga bahan pokok yang menggila pada saat itu, dan akhirnya…. mereka pun berdoa untuk kebaikan pemilik usaha. Subhanallah… siapa yang suka memberi, ia pasti akan diberi. Oleh siapa, ya… oleh Sang Maha Pemberi, Al Wahhab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perniagaan yang tiada merugi… itulah salah satu jaminan bagi orang yang suka berinfak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-3633846962858211362?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/3633846962858211362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/miracle-2-kisah-pengusaha-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/3633846962858211362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/3633846962858211362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/miracle-2-kisah-pengusaha-sukses.html' title='Miracle 2 (Kisah Pengusaha Sukses)'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-6000241623694863513</id><published>2010-08-19T07:36:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T23:08:48.744+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menangis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata kata penyesalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jangan menangis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kiamat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata penyesalan'/><title type='text'>MATA YANG TIDAK MENANGIS DI HARI KIAMAT</title><content type='html'>Semua kaum Muslim berkeyakinan bahwa dunia dan kehidupan ini akan berakhir. Akan datang suatu saat ketika manusia berkumpul di pengadilan Allah Swt. Al-Qur’an menceritakan berkali-kali tentang peristiwa Hari Kiamat ini, seperti yang disebutkan dalam surah Al- Ghasyiyah ayat 1-16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surah itu, digambarkan bahwa tidak semua wajah ketakutan. Ada wajah-wajah yang pada hari itu cerah ceria. Mereka merasa bahagia dikarenakan perilakunya di dunia. Dia ditempatkan pada surga yang tinggi. Itulah kelompok orang yang di Hari Kiamat memperoleh kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang wajah-wajah yang tampak ceria dan gembira di Hari Kiamat, Rasulullah pernah bersabda, "Semua mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga hal. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah Swt. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita melihat diri kita, apakah mata kita termasuk mata yang menangis di Hari Kiamat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, dalam suatu riwayat, ada seorang yang kerjanya hanya mengejar-ngejar hawa nafsu, bergumul dan berkelana di tempat-tempat maksiat, dan pulang larut malam. Dari tempat itu, dia pulang dalam keadaan sempoyongan. Di tengah jalan, di sebuah rumah, lelaki itu mendengar sayup-sayup seseorang membaca Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat yang dibaca itu berbunyi: "Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang yang fasik (Qs 57: 16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dia di rumah, sebelum tidur, lelaki itu mengulangi lagi bacaan itu di dalam hatinya. Kemudian tanpa terasa air mata mengalir di pipinya. Si pemuda merasakan ketakutan yang luar biasa. Bergetar hatinya di hadapan Allah karena perbuatan maksiat yang pemah dia lakukan. Kemudian ia mengubah cara hidupnya. Ia mengisi hidupnya dengan mencari ilmu, beramal mulia dan beribadah kepada Allah Swt. sehingga di abad kesebelas Hijri dia menjadi seorang ulama besar,&lt;br /&gt;seorang bintang di dunia tasawuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang ini bernama Fudhail bin Iyadh. Dia kembali ke jalan yang benar karena mengalirkan air mata penyesalan atas kesalahannya di masa lalu lantaran takut kepada Allah Swt. Berbahagialah orang-orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian menyesali kesalahannya dengan cara membasahi matanya dengan air mata penyesalan. Mata seperti itu insya Allah termasuk mata yang tidak menangis di Hari Kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, mata yang dipalingkan dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Seperti telah kita ketahui bahwa Rasulullah pernah bercerita tentang orang-orang yang akan dilindungi di Hari Kiamat ketika orang-orang lain tidak mendapatkan perlindungan. Dari ketujah orang itu salah satu di antaranya adalah seseorang yang diajak melakukan maksiat oleh perempuan, tetapi dia menolak ajakan itu dengan mengatakan, "Aku takut kepada Allah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Yusuf as. mewakili kisah ini. Ketika dia menolak ajakan kemaksiatan majikannya. Mata beliau termasuk mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, lantaran matanya dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan oleh Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian mata yang ketiga adalah mata yang tidak tidur karena membela agama Allah. Seperti mata pejuang Islam yang selalu mempertahahkan keutuhan agamanya, dan menegakkan tonggak Islam. Itulah tiga pasang mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, yang dilukiskan oleh Al-Quran sebagai wajah-wajah yang berbahagia di Hari Kiamat nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-6000241623694863513?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/6000241623694863513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/mata-yang-tidak-menangis-di-hari-kiamat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/6000241623694863513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/6000241623694863513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/mata-yang-tidak-menangis-di-hari-kiamat.html' title='MATA YANG TIDAK MENANGIS DI HARI KIAMAT'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-3245666890503292310</id><published>2010-08-18T00:57:00.003+08:00</published><updated>2010-09-16T23:12:49.686+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shadaqah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shodaqoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ajaib'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keajaiban'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='koleksi kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasulullah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sedekah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah nabi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah islami'/><title type='text'>Miracle 1 (Kisah Pengusaha Sukses)</title><content type='html'>Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tiada merugi. QS Fathir {35}:29&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang pengusaha sukses di Indonesia yang memulai karirnya dengan membuka sebuah bisnis makanan dan kini telah merambah seluruh tanah air dengan puluhan outlet dan cabangnya. Dalam tempo اyang tidak terlalu lama, usaha makanan lezat yang ia rintis berkembang dengan begitu menggurita. Masyarakat pun banyak menggandrungi makanan yang disajikan oleh ‘brand’ restoran miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat pernah, beliau menjadi sponsor utama sebuah seminar zakat yang diadakan di kota Medan. Usai menyampaikan materi seminar, para pembicara diajak untuk menikmati santap siang di salah satu restoran milik sang pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika santap makan siang berlangsung, salah seorang pembicara menyela dengan sebuah pertanyaan kepada pemilik restoran, "Pak, boleh dong berbagi cerita kiat sukses merintis bisnis kayak begini. Sepertinya bapak gak terlalu lama membangun bisnis ini tapi kok langsung menggurita sampai seluruh tanah air. Apa sih rahasianya?" Sambil tersenyum penuh rasa syukur, pengusaha ini menjawab dengan nada yakin: "Pak Ustadz, sama seperti pengusaha lain, saya merintis ini dengan jatuh-bangun. Namun, sejak saya bertekad untuk menaikan zakat saya hingga 5% dari penghasilan. Subhanallah… Allah berkenan memberikan rezeki yang melimpah kepada saya, keluarga dan semua orang yang terlibat dalam usaha ini." Ia menambahkan, "Saya amat percaya, semakin banyak kita membantu Allah, Dia pun akan lebih banyak lagi akan memberikan balasannya kepada kita. Dan itu telah kami rasakan kebenarannya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar… Allah Maha Besar… Dia mampu untuk memberikan balasan yang begitu berkah bagi hamba-Nya yang mau berniaga kepada-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-3245666890503292310?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/3245666890503292310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/miracle-1-kisah-pengusaha-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/3245666890503292310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/3245666890503292310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/miracle-1-kisah-pengusaha-sukses.html' title='Miracle 1 (Kisah Pengusaha Sukses)'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-734000633687315927</id><published>2010-08-18T00:55:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T23:20:26.591+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='contoh khutbah jumat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khutbah ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khutbah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khotbah jumat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='contoh khutbah jum at'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khotbah jum at'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teks khutbah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khutbah jum ah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bulan ramadhan'/><title type='text'>PESAN-PESAN RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kaum muslimin rahimakumullah..&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesungguhan hati yang hanif, di hari yang Mubarakah ini dan di bulan yang penuh dengan keberkahan ini dalam keadaan lapar yang melilit dan kehausan yang mencekik marilah kita senantiasa mengucapkan syukur yang dalam atas segala nikmat yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada kita. Yang dengan ni’mat itu kita semua dapat kembali memperoleh jamuan dan Undangan Allah untuk menikmati Indahnya bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, shalawat dan salam senantiasa kita kirimkan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW beserta para sahabat keluarga dan ahli warisnya sekalian sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas Nabi (Muhammad Saw). Wahai orang-orang beriman, ucapkan shalawat dan salam atas Nabi (Muhammad) Saw." (QS. Al-Ahzab : 56)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita pada Allah dengan berupaya maksimal melaksanakan apa saja perintah-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul saw. Pada waktu yang sama kita dituntut pula untuk meninggalkan apa saja larangan Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul Saw. Hanya dengan cara itulah ketaqwaan kita mengalami peningkatan dan perbaikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kaum Muslimin rahimakumullah..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita maklumi bahwa kebersihan hati dan kesucian jiwa adalah modal utama untuk mendapatkan pertolongan dan kemenangan dari Allah Ta`ala baik di dunia maupun di akhirat kelak. Allah Subhanahu Wa Ta`ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu."&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya ketika hati dikuasai oleh hawa nafsu duniawi dan syahwat hewani maka hati itu akan menjadi sakit, kotor, keras, keruh dan bahkan bisa mati. Dengan demikian perlahan tapi pasti ia akan menjerumuskan pemiliknya ke kubangan kehinaan dan kerendahan serta membelokkannya dari tujuan hidup yang benar sehingga terperosok ke dalam jurang kerugian dunia dan akhirat. Allah Subhanahu Wa Ta`ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan hamba-hamba-Nya melakukan ibadah shaum (memenej syahwat) sebagai sarana melatih diri mengendalikan syahwat baik perut atau kemaluan, ketenaran, kebanggaan pada pangkat, jabatan dan fasilitas duniawi lainnya dan berbagai syahwat lainnya. Ibadah Ramadhan juga bertujuan untuk membersihkan hati dan jiwa serta untuk mengantarkan seorang hamba ke puncak kemuliaan disisi Allah yaitu pribadi yang bertaqwa yang dekat dengan Allah, di manapun ia berada dan apapun profesinya. Allah Ta`ala berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kaum Muslimin Rahimakumullah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Sebuah Khutbahnya ketika menyambut datangnya bulan Ramadhan, Rasulullah telah mengingatkan kita semua :&lt;br /&gt;“Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.&lt;br /&gt;Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.&lt;br /&gt;Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.&lt;br /&gt;(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jama’ah Jumat Yang dimuliakan Allah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah Saw berpesan : Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.&lt;br /&gt;Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”&lt;br /&gt;(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah khutbah ini, semoga Allah ringankan langkah kita dan Allah perkuat iman kita di bulan Ramadhan tahun ini dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-Nya mendapatkan ketaqwaan. Semoga Allah pilih kita menjadi orang-orang yang sukses di akhirat kelak, yakni dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam Syurga. Semoga Allah berkenan menghimpunkan kita di syurga Firdaus yang paling tinggi bersama Rasul Saw, para shiddiqin, syuhada’, dan shalihin sebagaimana Allah himpunkan kita di tempat yang mulia ini. Amiin…..Allahumma amin…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-734000633687315927?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/734000633687315927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/pesan-pesan-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/734000633687315927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/734000633687315927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/pesan-pesan-ramadhan.html' title='PESAN-PESAN RAMADHAN'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-4666809077997994830</id><published>2010-08-17T22:26:00.001+08:00</published><updated>2010-09-16T23:24:09.906+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konsep kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hakikat manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='proses kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arti kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kehidupan islam'/><title type='text'>Telaga Kehidupan</title><content type='html'>Keberadaan kita di dunia ini mempunyai makna. Sungguh malang ketika ada atau tidaknya kita itu tidak mempunyai makna dan pengaruh sama sekali terhadap masyarakat sekitar kita. Atau bahkan, justru keberadaan kita tidak diinginkan orang karena ketika kita hadir justru menjadi biang kerok dan pembuat masalah. Jika kondisi ini menimpa kita, duh, betapa tidak ada harganya kita di mata orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah, keberadaan kita sesungguhnya di dunia ini adalah sejauh mana kita bisa berbuat bagi orang lain, karena inilah rahasia pribadi unggul manusia bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Pertanyaannya, apakah kita lebih sering memberikan manfaat bagi orang lain, pemberi solusi atas berbagai masalah, atau sebaliknya, tukang pembuat masalah dan pemerkeruh suasana? Ingat bahwa air bisa memberikan kesejukan, tapi juga bisa memunculkan banjir bandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, kita juga bisa mengamati bahwa air itu selalu menuju ke tempat tertentu. Kita pun begitu, kehidupan kita harus mempunyai orientasi yang jelas, tujuan hidup yang jelas, tak sekedar mengalir begitu saja. Dalam hal ini, persoalan waktu menjadi penting karena orang besar, waktunya adalah sebuah sejarah tersendiri. Kita semestinya pandai memanfaatkan waktu, bukan agar menjadi orang besar, tapi agar kita bisa banyak berbuat untuk sesama untuk sebuah manfaat. Untuk itulah, kita perlu merenung ulang tentang kebiasaan yang masih kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak waktu yang terbuang untuk menonton televisi, jalan-jalan ke mall atau bersenang-senang menikmati massa muda. Sementara, seperti kata Hasan Al-Banna ”Kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia”. Masihkan kita akan bermalas-malasan, sementara kita sering terlalu berbangga diri dengan identitas sebagai seorang muslim padahal jarang berjuang menyeru kebaikan apalagi mencegah kemungkaran. Duh, betapa malunya kita kepada Allah SWT ketika kita mengaku pejuang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya sekedar itu, air ternyata juga mempunyai folosofi yang mendalam. Ketika ditahan atau dihambat dia akan terus mencari jalan lain, jalan keluarnya. Semasa dihambat itu, kekuatan air juga semakin besar. Lihat saja, misalnya ketika air dibendung, setelahnya akan menghasilkan energi yang besar. Inilah rahasia besar air yang kadang tidak kita sadari. Di dalam kehidupan keseharian kita, barangkali banyak persoalan atau bahkan konflik yang kita rasakan. Banyak orang yang memandang remeh cita-cita dan obsesi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika kita berpikir positif atas berbagai onak dan duri yang melanda itu terkadang justru membuat kita semakin dewasa untuk menjalani kehidupan di kemudian hari. Syaratnya, tak usahlah terlalu banyak berkeluh kesah. Yang terpenting adalah tetaplah tegak berdiri, bergerak menyongsong obesesi-obsesi kita, Insyallah ketika kerja keras sudah kita lakukan, Allah pasti akan membalas dengan hasil kebaikan yang memuaskan bagi kita. Masalah hidup akan senantiasa ada, tinggal bagaimana kita mensikapinya. Dengan keluh kesah semata, atau bijaksana menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (QS. Ath-Thallaaq:2-3)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-4666809077997994830?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/4666809077997994830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/telaga-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4666809077997994830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/4666809077997994830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/telaga-kehidupan.html' title='Telaga Kehidupan'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1281495814586579894.post-6190189061879025050</id><published>2010-08-17T18:05:00.004+08:00</published><updated>2010-09-16T23:28:07.895+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='setan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iblis'/><title type='text'>Membelenggu Setan Di Bulan Ramadhan</title><content type='html'>Oleh : KH. Jalaluddin Rakhmat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda dalam sebuah hadis bahwa dengan puasa kita belajar mengendalikan hawa nafsu serta mengendalikan setan yang menipu dan menjebak kita. Pada waktu kita puasa, kita membelenggu setan, membuka pintu surga dan menutup pintu neraka.&lt;br /&gt;Kita belajar menahan setan supaya tak masuk ke dalam tubuh kita. Salah satu pintu masuk setan ke dalam tubuh kita adalah melalui makan dan minum. Kita tutup pintu-pintu itu pada waktu siang hari. Kita melemahkan setan; membuatnya tak berdaya. Salah satu &lt;b&gt;&lt;a href="http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/esensi-puasa.html"&gt;Esensi Puasa&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; adalah latihan mengendalikan hawa nafsu.&lt;br /&gt;Di dalam tarekat, puasa adalah upaya mengendalikan diri kita secara lahiriah dan secara batiniah. Secara lahiriah, kita mengendalikan diri dengan mempuasakan seluruh panca indera kita. Dalam ilmu kebatinan, ketika kita melakukan semedi, kita harus menutup tujuh pintu masuk setan. Tujuh pintu itu adalah tujuh lubang dalam tubuh kita. Di antaranya mata, telinga, mulut, dan hidung. Dengan cara itu, kita dapat masuk ke dalam alam kesucian.&lt;br /&gt;Secara lahiriah, puasa yang pertama di dalam tarekat adalah puasa menutup mulut kita atau puasa bicara. Puasa bicara bukan berarti meninggalkan pembicaraan yang kotor atau menggunjing orang lain. Dalam hadis Shahih Bukhari, Rasulullah saw bersabda, “Tidak dihitung mukmin, orang yang suka melaknat orang lain, suka menyakiti hati orang lain, atau berkata kotor.” Ketika kita tak berpuasa pun, hal itu tidak boleh dilakukan, apalagi ketika kita sedang berpuasa. Yang dimaksud dengan puasa bicara adalah setelah meninggalkan pembicaraan tersebut di atas, kita menambah atau memperlebar puasa bicara kita dengan tidak membicarakan hal-hal yang tidak perlu. Kita tidak berbicara yang tidak berguna. Ciri mukmin yang sejati adalah menghindarkan pembicaraan yang tidak ada manfaatnya.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan manfaat di dalam hal ini adalah mendekatkan diri kepada Allah swt. Perkataan yang tidak membawa kita dekat kepada Allah swt adalah perkataan yang tidak bermanfaat. Hentikanlah perkataan seperti itu di dalam bulan puasa. Sebaiknya kita gantikan obrolan kita dengan memperbanyak dzikrullah, zikir kepada Allah swt.&lt;br /&gt;Mengobrol tanpa menggunjingkan atau menyakiti orang lain memang diperbolehkan dalam agama. Tidak ada salahnya dalam hal itu. Tapi alangkah lebih baiknya bila waktu mengobrol itu kita ganti dengan berzikir kepada Allah.&lt;br /&gt;Kita mengurangi suara mulut kita. Jika mulut kita terlalu banyak bicara, kita takkan sanggup lagi mendengarkan suara hati nurani kita. Siti Maryam as dalam Al-Quran dikisahkan pernah berpuasa tidak bicara. Ketika Maryam hilang dari kampung halamannya dan kembali setelah sekian lama dengan seorang bayi, orang-orang bertanya, “Hai saudara perempuan Harun, kau pulang dengan sesuatu yang aneh. Padahal kami mengenal engkau bukan sebagai perempuan nakal, melainkan perempuan saleh. Mengapa tiba-tiba kau pulang membawa anak?”(QS. Maryam: 28) Siti Maryam as diperintahkan Allah untuk puasa bicara. Ia disuruh untuk tidak menanggapi tuduhan yang macam-macam itu. Maryam hanya menjawab, “Aku sudah bernadzar kepada Allah yang Mahakasih bahwa hari ini aku tidak akan berbicara kepada seorang manusia pun.” Maryam berjanji kepada Allah untuk berpuasa bicara. Karena Maryam puasa bicara, maka ia mampu mendengar suara bayi dalam kandungannya. Waktu itu juga, ketika Maryam membawa anak kecil, bayi itulah yang menjawab hujatan orang-orang. Bayi itu menjawab, “Salam bagiku ketika aku dilahirkan ketika aku mati dan pada waktu aku dibangkitkan nanti.”(QS. Maryam: 33)&lt;br /&gt;Menurut Sayyid Haidar Amuli, bila kita terlalu banyak bicara, kita takkan mampu untuk mendengarkan isyarat-isyarat gaib yang datang kepada kita. Kita juga menjadi tak sanggup mendengar kata-kata hati nurani kita. Suara mulut kita terlalu riuh sehingga isyarat-isyarat dari alam malakut (alam ruh) tak terdengar oleh batin kita. Kita terlalu banyak mendengarkan suara kita sendiri.&lt;br /&gt;Puasa bicara diajarkan di dalam Al-Quran khusus kepada orang-orang saleh yang tidak hanya menjalankan syariat saja tetapi juga ingin memperindah syariatnya dengan usaha lebih lanjut. Puasa tarekat tidak berarti meninggalkan puasa syariat. Puasa tarekat adalah memperindah puasa syariat; menghiasnya agar lebih bagus.&lt;br /&gt;Ketika kita berpuasa, setelah kita meninggalkan kata-kata kotor dan menyinggung perasaan orang, kita juga meninggalkan kata-kata yang biasa-biasa. Hanya supaya pembicaraan kita tidak mengambil alih zikir yang seharusnya kita lakukan di bulan Puasa. Nabi Zakaria as, ketika diberitahu bahwa ia akan mempunyai anak yang bernama Yahya, merasa amat bahagia karena dalam usianya yang amat tua, ia belum juga dikaruniai seorang putra. Zakaria as sering berdoa, “Tuhanku, sudah rapuh tulang-tulangku, sudah penuh kepalaku dengan uban, tapi aku tak putus asa berdoa kepada-Mu.” (QS. Maryam: 4) Satu saat, Tuhan menjawab, “Aku akan memberi kepadamu seorang anak.” (QS. Maryam: 7) Zakaria as hampir tidak percaya, “Bagaimana mungkin aku punya anak, ya Allah. Padahal istriku mandul dan aku pun sudah tua renta.” (QS. Maryam:  Lalu Tuhan menjawab, “Hal itu mudah bagi Allah. Bukankah kamu pun asalnya tiada lalu Aku ciptakan kamu.” (QS. Maryam: 9) Zakaria masih penasaran dan ia minta kepada Allah, “Apa tandanya, ya Allah?” Tuhan menjawab, “Tandanya ialah kau harus puasa bicara. Kau tidak boleh berkata kepada seorang manusia pun selama tiga hari berturut-turut.” (QS. Maryam: 10)&lt;br /&gt;Zakaria as diperintahkan Tuhan untuk mensyukuri nikmat yang diterimanya dengan berpuasa bicara. Itulah juga nasihat kepada seorang suami yang istrinya sedang mengandung; belajarlah puasa bicara. Usahakan sesedikit mungkin berbicara. Insya Allah, jika selama istri kita mengandung, kita berpuasa bicara, maka Allah akan memberikan kepada kita seorang anak seperti Yahya yang cerdas, arif, berhati lembut dan suci, bertakwa kepada Allah swt, dan sangat berkhidmat kepada orang tuanya, tak pernah memaksakan kehendaknya. Itulah ganjaran kepada orang yang puasa bicara.&lt;br /&gt;Puasa bicara adalah puasa tarekat. Hanya dengan puasa bicara, batin kita menjadi lebih tajam untuk mendengarkan isyarat-isyarat gaib, mendengarkan hati nurani. Ketika kita terlalu banyak bicara, kita menjadi tuli. Dalam peristiwa mikraj diceritakan ketika Nabi Muhammad saw isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, beliau melihat di pertengahan jalan ada seorang yang mengguntingi lidahnya berulang kali. Malaikat Jibril menjelaskan, “Itulah tukang-tukang ceramah yang suka memberikan nasihat kepada orang banyak tetapi ia tidak mempraktikkan apa yang ia khotbahkan.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1281495814586579894-6190189061879025050?l=miracle-bisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/feeds/6190189061879025050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/hikmah-puasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/6190189061879025050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1281495814586579894/posts/default/6190189061879025050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://miracle-bisnis.blogspot.com/2010/08/hikmah-puasa.html' title='Membelenggu Setan Di Bulan Ramadhan'/><author><name>Herwanto Ahama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02911142914594523721</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='29' src='http://1.bp.blogspot.com/_RRp4pUCh28M/TGseVAFnqLI/AAAAAAAAABY/ZlP8POPyEvU/S220/Copy+of+DSC04156.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
